Operasi militer terbaru yang diperintahkan oleh Donald Trump dan penangkapan Nicolás Maduro telah mengubah Venezuela menjadi pusat ekonomi global pada awal tahun 2026 ini. Bagi komunitas kripto, peristiwa ini bukan sekadar berita politik; melainkan merupakan pemicu keuangan besar.
1. Minyak Bumi dan Deflasi: Dengan Amerika Serikat mengambil kendali strategis atas cadangan minyak terbesar di dunia, narasi pasar menunjukkan penurunan harga energi di bawah 60 dolar AS per barel. Ini ditafsirkan sebagai sinyal global "deflasi", yang memberi ruang bagi Federal Reserve (Fed) untuk lebih agresif dalam menurunkan suku bunga, secara langsung menguntungkan aset berisiko seperti Bitcoin ($BTC).
2. Bitcoin sebagai Aset Cadangan: Setelah peristiwa di Caracas, Bitcoin dengan cepat pulih ke level $92.000. Investor mengamati dengan cermat isu-isu tentang cadangan BTC negara di Venezuela (diperkirakan oleh beberapa pihak mencapai ribuan koin). Pasar khawatir akan likuidasi, tetapi stabilitas yang ditawarkan oleh pemerintahan baru pro-AS sedang menarik modal institusional ke kawasan ini.
3. Pusat Energi Baru: Rekonstruksi infrastruktur Venezuela di bawah kepemimpinan Trump dapat mengubah negara ini menjadi surga bagi penambangan Bitcoin karena potensi hidroelektriknya.
Kesimpulannya, "Doktrin Monroe 2.0" dari Trump sedang mengubah peta energi dan keuangan. Sementara minyak mentah mencari tanah, sektor kripto menemukan dorongan naik baru berdasarkan stabilitas regional dan likuiditas global.
Apakah kamu melihat Bitcoin mencapai $100k dalam kuartal ini karena perubahan ini di Venezuela? 👇
#Venezuela #TRUMP #bitcoin #BTC #MacroEconomy
