kripto mata uang (terutama Bitcoin) berperilaku selama pandemi COVID-19

BTC
BTC
68,154.46
+4.31%

📉 Krisis Maret 2020

Pada awal Maret 2020, Bitcoin dan kripto lainnya diperdagangkan dengan relatif kuat (BTC berada di atas sekitar $9.000).

Pada 12–13 Maret 2020, Bitcoin anjlok tajam, turun sekitar 39–58% dalam waktu beberapa hari saja karena pasar global anjlok akibat kepanikan akibat COVID-19 dan masalah likuiditas. BTC turun hingga sekitar $3.800–$4.000. Ethereum dan kripto utama lainnya turun lebih tajam lagi. �

📊 Bagian grafik ini akan menunjukkan penurunan bentuk V yang dalam pada Maret 2020 — salah satu yang paling curam dalam sejarah kripto.

📈 Pemulihan & Lonjakan Bull Hingga 2020

Setelah krisis, stimulus global dan meningkatnya minat membantu pasar pulih dengan cepat.

Pada akhir April 2020, Bitcoin lebih dari melipatgandakan harga terendahnya (~$8.600).

Selama sisa tahun tersebut, BTC naik terus-menerus, melewati $10.000+ dan kemudian $20.000. Pada Desember 2020, Bitcoin ditutup di sekitar $27.000–$29.000, meningkat sekitar 3 kali lipat dari awal tahun. Ethereum tampil bahkan lebih kuat (sekitar +450% sepanjang tahun). �Ringkasan Pergerakan Harga Bitcoin Tahun 2020

Tanggal

Harga BTC Perkiraan

Catatan

1 Januari 2020

~$7.700

Level awal tahun

Februari 2020

~$9.000–$10.000

Naik sebelum krisis

12–13 Maret 2020

~$3.800

Krisis besar akibat COVID-19

April–Oktober 2020

$8.000–$11.000

Pemulihan dan pergerakan mendatar

Akhir 2020 (November–Desember)

~$20.000–$29.000