Untuk kebanyakan trader, cara yang paling realistis dan stabil adalah menerapkan pendekatan 'ambil keuntungan bertahap' dalam tren kuat. Menutup semua posisi sekaligus rentan menimbulkan penyesalan akibat kesalahan penilaian; sementara tidak mengambil keuntungan sama sekali bisa membuat keuntungan terkikis oleh koreksi. Mengambil keuntungan bertahap pada dasarnya merupakan kompromi: saat tren belum selesai, lebih dulu mengunci sebagian keuntungan agar akun menjadi 'aman', lalu menggunakan sisa posisi untuk mempertaruhkan kelanjutan tren. Pendekatan ini tidak mengejar keuntungan maksimal, tetapi secara signifikan mengurangi tekanan psikologis, sehingga trader bisa tetap tenang di tengah fluktuasi pasar.
Lebih penting lagi, pengambilan keuntungan harus selaras dengan posisi awal trader. Jika Anda awalnya melakukan trading tren, maka pengambilan keuntungan harus mengikuti struktur tren, bukan terbawa oleh fluktuasi jangka pendek; jika Anda seorang trader wave, maka mengambil keuntungan secara tepat setelah kenaikan percepatan justru merupakan bagian dari rencana. Situasi paling berbahaya adalah ketika trader terus berganti peran di tengah proses: tren belum selesai, tetapi karena kenaikan jangka pendek tiba-tiba berubah menjadi trader jangka pendek yang takut rugi, atau sebenarnya berniat melakukan trading wave, namun setelah untung mulai bermimpi memegang posisi jangka panjang.
Semakin kuat trennya, semakin dibutuhkan kesadaran. Yang sebenarnya merusak sebuah trading yang bagus bukanlah pembalikan tren, melainkan kehilangan disiplin oleh trader pada tahap keuntungan. Anda akan melihat bahwa banyak akun mencapai puncaknya tepat setelah kenaikan besar, lalu diikuti oleh koreksi berkepanjangan. Alasannya sederhana: keuntungan membuat trader lengah, dan membuat mereka terlalu percaya diri atas kendali terhadap pasar. Ketika Anda mulai merasa 'saya benar-benar memahami tren ini', bahaya sudah mengintai.
#Amber宋宋 #交易心理