12 Januari 2026 โ€“ Dunia keuangan sedang goncang hari ini setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengonfirmasi bahwa dirinya sedang menjadi objek investigasi kriminal oleh Departemen Kehakiman AS. Meskipun pernyataan resmi menyebutkan renovasi besar-besaran senilai 2,5 miliar dolar AS terhadap kantor pusat Fed, Powell secara terbuka menolak hal ini sebagai "alasan palsu" untuk campur tangan politik.

Inti Permasalahan: Independensi yang Terancam?

Powell dengan tegas menyatakan alasan sebenarnya di balik investigasi ini adalah penolakannya untuk menyerah pada tekanan dari Gedung Putih untuk memotong suku bunga secara agresif. Presiden Trump telah secara terbuka mengkritik kebijakan moneter Fed, mendorong pengurangan suku bunga yang signifikan guna merangsang perekonomian dan mengurangi utang nasional. Namun, Powell tetap bersikeras bahwa keputusan Fed didasarkan pada bukti ekonomi dan kepentingan publik, bukan petunjuk politik.

Perseteruan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang independensi Federal Reserve โ€“ prinsip yang dianggap sakral untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor. "Menjabat dalam jabatan publik terkadang membutuhkan keberanian untuk bersikeras menghadapi ancaman," kata Powell, menekankan betapa seriusnya situasi ini.

Trump Balas Serang: "Fiksi Murni!"

Dalam respons cepat dan tegas, Presiden Trump dengan keras menyangkal adanya kolusi atau motif politik di balik tindakan DOJ, menyebut klaim tersebut sebagai "palsu" dan "fiksi murni." Ia menekankan bahwa surat pemanggilan yang dikeluarkan kepada Powell tidak ada hubungannya dengan kebijakan suku bunga. Namun, dengan tahun pemilihan presiden yang sedang berlangsung penuh dan masa jabatan Powell berakhir pada bulan Mei, arus politik yang tak terhindarkan tersebut jelas terasa.

Dampak Pasar: Bersiaplah terhadap Volatilitas di $BTC , $ETH , $DOGE

Drama yang sedang berlangsung sudah menimbulkan riak di pasar global, khususnya di ruang kripto.

Krisis Kredibilitas: Jika pasar merasa independensi The Fed terancam, kepercayaan terhadap dolar AS bisa goyah, yang berpotensi mendorong investor beralih ke aset terdesentralisasi seperti Bitcoin ($BTC) sebagai lindung nilai.

Volatilitas Meningkat: Ketidakpastian adalah tempat berkembang biaknya volatilitas pasar. Para pedagang sedang memantau setiap perkembangan dengan cermat, yang dapat menyebabkan fluktuasi harga tajam pada $ETH, $DOGE, dan kripto lainnya.

Perubahan Kebijakan Moneter? Perubahan paksa dalam kepemimpinan atau arah kebijakan The Fed dapat memiliki dampak yang mendalam. Pivot tiba-tiba ke pemotongan suku bunga yang agresif, misalnya, bisa menambah likuiditas besar ke dalam sistem, yang berpotensi memicu lonjakan bull untuk kripto, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran inflasi.

Situasi ini lebih dari sekadar teater politik; ini adalah ujian terhadap institusi yang menjadi dasar sistem keuangan global. Minggu-minggu mendatang pasti akan sangat penting untuk memahami arah masa depan kebijakan moneter dan dampak jangka panjangnya terhadap semua kelas aset, termasuk kripto yang kita cintai.

Apa pendapat Anda tentang situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini? Apakah independensi The Fed akan tetap utuh, atau apakah kita sedang memasuki era baru pengaruh politik terhadap kebijakan moneter? Bagikan pendapat Anda di komentar di bawah ini!

#CryptoNews2026 #FedVsWhiteHouse #PowellUnderFire #ETH #DOGE