Bitcoin naik pada awal sesi tetapi gagal mempertahankan kenaikannya, turun kembali di bawah $91.000. Selama perdagangan Asia, BTC sempat melampaui $92.000, namun kenaikan tersebut hilang seiring berjalannya hari. Setelah pasar Eropa dibuka, pergerakan harga melemah dengan cepat, menarik Bitcoin kembali ke level $90.000.
Gerakan ini mencerminkan kelemahan yang lebih luas di pasar global. Saham teknologi mengalami tekanan, dan para investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Ketidakpastian berkelanjutan mengenai kebijakan moneter AS dan perkembangan politik menambah nada hati-hati, yang berdampak pada Bitcoin.
Di sisi lain, aset-aset aman tradisional sedang unggul. Emas dan perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, menandakan pergeseran jelas menuju pelestarian modal dibandingkan pengambilan risiko.
Bitcoin kini berada di persimpangan. Meskipun beberapa tetap melihatnya sebagai penyimpan nilai, perilaku harga Bitcoin saat ini menyerupai aset teknologi dengan beta tinggi, bergerak sesuai dengan sentimen risiko secara umum.
Dengan pasar yang tegang dan aset aman sedang diminati, Bitcoin kesulitan mempertahankan kekuatannya dalam lingkungan yang cenderung menghindari risiko.#StrategyBTCPurchase #USTradeDeficitShrink #BTCVSGOLD #BinanceHODLerBREV #CryptoETFMonth
