Protokol Walrus dan Permintaan yang Meningkat untuk Penyimpanan Terdesentralisasi
Seiring adopsi blockchain yang semakin cepat, satu masalah menjadi semakin jelas: penyimpanan data. NFT, aset permainan, model AI, dan platform sosial Web3 semuanya memerlukan lapisan data yang dapat diskalakan dan terdesentralisasi. Protokol Walrus muncul sebagai pesaing kuat untuk menyelesaikan tantangan ini di tingkat infrastruktur.
Apa yang membedakan @walrusprotocol adalah kemampuannya untuk menyimpan volume data besar dengan efisien sambil menjaga biaya tetap terkendali. Alih-alih mengorbankan desentralisasi untuk kecepatan, Walrus menyeimbangkan keduanya dengan menggunakan teknik ketersediaan data dan pengkodean yang inovatif. Ini membuat protokol ini menarik bagi para pembangun yang membutuhkan keandalan dalam skala.