📌 Apa Itu Penahanan Token?
Penahanan token adalah mekanisme yang digunakan di dunia kripto untuk melepaskan token secara bertahap selama periode tertentu alih-alih semua sekaligus. Ini seperti jadwal yang menentukan kapan dan berapa banyak token dari suatu proyek yang tersedia bagi para pemegang saham tertentu.

🧠 Mengapa Penahanan Token Penting?
Penahanan membantu menjamin komitmen jangka panjang, kepercayaan, dan keberlanjutan dalam ekosistem proyek. Tanpa penahanan, pemegang token besar bisa langsung menjual token mereka — yang berpotensi membuat harga anjlok dan merugikan komunitas.
🔑 Siapa yang Menggunakan Penahanan Token?
Penahanan token biasanya berlaku untuk:
Pendiri & Anggota Tim
Untuk mendorong pengembangan jangka panjang dan mencegah penjualan dini.Investor Awal & Penasihat
Untuk menyelaraskan insentif dan menghargai dukungan jangka panjang.Program Ekosistem
Untuk hadiah komunitas, kemitraan, atau program staking.
📆 Cara Kerjanya Bagaimana?
Jadwal penahanan token yang umum mencakup:
Masa Cliff: Waktu tunggu sebelum token mulai dirilis (misalnya: 3 bulan).
Durasi Penahanan: Periode total selama token dibuka (misalnya: 12–24 bulan).
Frekuensi Rilis: Seberapa sering token menjadi tersedia (bulanan, triwulanan, dll).
Sebagai contoh:
Jika tim memiliki 1.000.000 token dengan masa cliff 1 bulan dan masa penahanan 12 bulan, mereka akan mulai menerima token setelah 1 bulan, lalu sebagian token dibuka setiap bulannya setelah itu.
🤝 Manfaat Penahanan Token
✔️ Stabilitas: Mengurangi pelepasan token mendadak.
✔️ Kepercayaan: Menunjukkan kepada investor dan pengguna bahwa tim komitmen.
✔️ Keselarasan: Menginsentif kontributor untuk mendorong kemajuan proyek.
🪙 Pikiran Akhir
Penahanan token bukan sekadar formalitas teknis — ini merupakan bagian inti dari ekonomi token yang bertanggung jawab. Ini membantu proyek tumbuh secara berkelanjutan, menjaga struktur insentif tetap adil, dan membangun kepercayaan di dalam komunitas.