Mengapa Blockchain Tradisional Gagal dalam Penyimpanan

Jika saya menjelaskannya secara sederhana, biaya tersembunyi terbesar dalam blockchain adalah penyimpanan. Setiap node penuh dipaksa untuk menyimpan salinan lengkap dari semua hal yang pernah terjadi. Saya berbicara tentang sejarah status lengkap, bukan hanya data terbaru.

Semua node menyimpan file yang sama berulang kali. Saya pernah melihat jaringan dengan 100 validator di mana satu file 1GB secara diam-diam menjadi 100GB biaya jaringan nyata. Ini bukan fitur, melainkan kelemahan desain.

Apa kondisinya di sini? Penyimpanan tumbuh secara linier dengan jumlah validator. Semakin besar skalanya jaringan, semakin parah masalahnya. Inilah sebabnya penyimpanan on-chain berakhir dengan biaya ratusan bahkan ribuan dolar per gigabyte.

Analisis saya sederhana. Blockchain dirancang untuk mentransfer nilai, bukan untuk menyimpan data besar selamanya. Memaksa setiap node bertindak seperti server cadangan penuh adalah alasan mengapa aplikasi berbasis data berat nyata kesulitan bertahan di atas blockchain.

#walrus @Walrus 🦭/acc $WAL

WALSui
WALUSDT
0.0909
-4.81%