Bukan hanya penulis, Tim Fries, maupun situs web ini, The Tokenist, yang memberikan nasihat keuangan. Harap konsultasikan kebijakan situs web kami sebelum mengambil keputusan keuangan.

Delta Air Lines, Inc. (NYSE: DAL) baru-baru ini mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal Desember dan tahun penuh 2025. Maskapai penerbangan ini melaporkan kinerja keuangan yang kuat, dengan laba per saham (EPS) melampaui ekspektasi. Namun, perusahaan gagal mencapai proyeksi pendapatan.

Laba Kuartal IV Melampaui Sedikit Kekurangan Pendapatan

Delta Air Lines melaporkan EPS yang disesuaikan sebesar $1,55 untuk kuartal Desember, melampaui perkiraan sebesar $1,52. Prestasi ini menunjukkan manajemen keuangan yang kuat dan efisiensi operasional maskapai. Meskipun menghadapi tantangan di sektor penerbangan, Delta berhasil melampaui ekspektasi laba, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan yang kompetitif.

Namun, pendapatan maskapai untuk kuartal tersebut tidak memenuhi harapan. Delta menghasilkan $14.61 miliar dalam pendapatan operasional, sedikit di bawah $14.72 miliar yang diharapkan. Kekurangan ini disebabkan oleh penutupan pemerintah yang berdampak pada operasi domestik, seperti yang diungkapkan oleh perusahaan sebelumnya pada bulan Desember. Meskipun demikian, aliran pendapatan yang terdiversifikasi dari Delta, termasuk produk premium dan program loyalitas, terus mendorong pertumbuhan, dengan peningkatan 7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan keseluruhan Delta untuk kuartal Desember ditandai dengan pendapatan operasional sebesar $1.5 miliar, dengan margin operasional 10.1%. Kemampuan maskapai untuk mempertahankan margin operasional dua digit di tengah lanskap ekonomi yang menantang menegaskan posisinya yang kuat di industri. Kinerja ini didukung lebih lanjut oleh investasi strategis Delta dan inisiatif manajemen biaya, yang telah membantu mempertahankan keunggulan kompetitifnya.

Bergabunglah dengan grup Telegram kami dan jangan pernah melewatkan cerita aset digital yang penting.

Delta Menargetkan Pertumbuhan Laba Kuat Menuju 2026

Melihat ke depan, Delta Air Lines telah menetapkan target pertumbuhan ambisius untuk 2026, dengan harapan peningkatan laba tahunan sebesar 20%. Panduan maskapai untuk kuartal Maret 2026 mencakup proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar 5% hingga 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini diperkirakan akan didorong oleh permintaan konsumen dan korporat yang kuat, serta fokus berkelanjutan Delta untuk memperluas penawaran premiumnya dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Panduan keuangan Delta untuk 2026 mencerminkan komitmennya terhadap ekspansi margin dan keunggulan operasional. Perusahaan mengharapkan untuk mencapai margin operasional sebesar 4.5% hingga 6% pada kuartal pertama tahun 2026, dengan proyeksi EPS berkisar antara $0.50 hingga $0.90. Inisiatif strategis Delta, termasuk investasi dalam modernisasi armada dan perluasan jaringan internasionalnya, diharapkan mendukung tujuan pertumbuhan ini.

Selain target keuangannya, Delta fokus pada mempertahankan posisi kepemimpinannya di industri penerbangan dengan berinvestasi dalam inisiatif keberlanjutan dan layanan pelanggan. Maskapai ini telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan dan meningkatkan penawaran layanan pelanggannya, termasuk pengenalan alat dukungan bertenaga AI. Upaya ini dirancang untuk memperkuat merek Delta dan meningkatkan daya saing pasarnya saat menghadapi lanskap yang terus berkembang di industri penerbangan.

Pernyataan: Penulis tidak memiliki atau memiliki posisi dalam sekuritas yang dibahas dalam artikel ini. Semua harga saham dikutip pada saat penulisan.

Posting Delta Air Lines (DAL) Melaporkan Hasil Q4 Campuran pertama kali muncul di Tokenist.