13 Januari 2026, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Desember 2025, dengan tingkat tahunan CPI sebesar 2,7%, sesuai dengan ekspektasi pasar; tingkat bulanan sebesar 0,3%, juga sesuai dengan perkiraan. Data ini memberikan manfaat bagi pasar berisiko terutama melalui beberapa aspek berikut:

① Stabilisasi ekspektasi kebijakan Federal Reserve: Data CPI kali ini sesuai dengan ekspektasi, memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap dalam pertemuan kebijakan moneter akhir bulan Januari, mengurangi kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian kebijakan moneter Federal Reserve, serta memberikan lingkungan kebijakan yang lebih stabil bagi pasar berisiko.

② Peningkatan kinerja saham: Setelah rilis data, berbagai kontrak berjangka indeks saham utama Amerika Serikat langsung rebound, dengan kontrak berjangka Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq 100 semua berubah menjadi naik. Bagi saham Tiongkok (A-shares), data ini menghilangkan risiko kenaikan tajam dolar akibat data yang melebihi ekspektasi, yang dapat menyebabkan aliran modal asing keluar, sehingga memberikan lingkungan likuiditas luar negeri yang relatif stabil bagi A-shares, membantu menstabilkan imbal hasil obligasi AS, serta mengurangi tekanan valuasi pada sektor teknologi dan pertumbuhan A-shares. Bagi saham Hong Kong, sebagai pasar luar negeri dengan proporsi modal asing yang tinggi, jika siklus penurunan suku bunga dimulai, melemahnya dolar dapat mendorong aliran modal kembali ke pasar saham Hong Kong. Sektor teknologi, sebagai aset yang sensitif terhadap likuiditas, biasanya menjadi yang pertama mendapat manfaat dari ekspektasi pelonggaran kebijakan.

③ Penurunan biaya pendanaan perusahaan: Jika Federal Reserve memulai siklus penurunan suku bunga di masa depan, hal ini akan membantu menurunkan biaya pendanaan perusahaan, terutama bagi industri yang memiliki tingkat penelitian dan pengembangan tinggi seperti bioteknologi dan internet, yang mana tekanan pada tingkat diskonto valuasi berkurang, serta ekspektasi laba jangka panjang berpotensi pulih.

④ Dorongan kenaikan harga komoditas: Setelah rilis data, harga emas tunai langsung melonjak, dengan platinum menunjukkan performa yang lebih kuat, terus menembus berbagai level penting, sementara harga komoditas lainnya juga berpotensi mendapat dukungan dari stabilisasi ekspektasi inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang longgar.

⑤ Peningkatan preferensi pasar terhadap risiko: Data CPI sesuai ekspektasi, dengan konfirmasi bahwa inflasi terkendali, memperkuat kepercayaan pasar terhadap fleksibilitas kebijakan, mendorong rebound aset berisiko jangka pendek, suasana pasar berubah dari defensif menjadi optimis yang moderat, dan interpretasi positif terhadap prospek pertumbuhan ekonomi mendominasi, sehingga investor lebih siap memegang aset berisiko.

$BTC $ETH

ETH
ETHUSDT
1,994.89
+0.33%

#美国CPI数据即将公布