Mengapa Penyimpanan Terdesentralisasi Menjadi Masalah Kepercayaan, Bukan Hanya Masalah Teknologi

Selama bertahun-tahun, sebagian besar internet telah mengandalkan sekelompok kecil penyedia penyimpanan. Ini berjalan dengan baik hingga kebocoran data, kekhawatiran sensor, dan struktur kendali yang tidak transparan mulai terasa biasa. Di sinilah protokol penyimpanan terdesentralisasi seperti Walrus masuk ke dalam pembicaraan. Walrus berfokus pada mendistribusikan data di sepanjang jaringan daripada menempatkan kepercayaan pada satu otoritas tunggal.

Yang menonjol bukan hanya arsitektur teknisnya, tetapi pergeseran tanggung jawab. Pengguna dan aplikasi tidak lagi menjadi konsumen pasif terhadap penyimpanan; mereka menjadi peserta dalam cara data dijaga dan diverifikasi. $WAL , sebagai token asli, berfungsi di dalam sistem ini untuk mengoordinasikan insentif daripada berspekulasi pada pergerakan harga.

Namun, terdesentralisasi membawa kompleksitas. Trade-off kinerja, keandalan jaringan, dan tantangan adopsi tetap nyata. Tetapi Walrus mencerminkan pemahaman industri yang lebih luas: kepercayaan terhadap infrastruktur data kini bukan pilihan—melainkan dasar. Tahun-tahun mendatang akan menguji desain mana yang bisa menyeimbangkan keterbukaan dengan penggunaan dunia nyata

@Walrus 🦭/acc #Walrus