Bitcoin (BTC) telah melampaui 93.000 dolar setelah data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan dan probabilitas pemotongan suku bunga semakin kuat, tetapi harga sedang menghadapi zona resistensi kritis yang tetap utuh selama hampir dua bulan.
Pasaran kripto kembali hidup setelah data terbaru mengenai indeks harga konsumen (IPC) Amerika Serikat. Inflasi bulan Desember berada di level 2,7% per tahun, sesuai dengan perkiraan, sementara IPC inti turun di bawah perkiraan, menghidupkan kembali skenario "pendaratan lembut". Hal ini memperkuat kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini.
Akibat perkembangan ini, harga Bitcoin naik lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir, melewati level 93.500 dolar. Menemukan dukungan sekitar 91.000 dolar selama akhir pekan, harga juga mendapat manfaat dari persepsi baru terhadap kripto sebagai "alat pelindung" dalam konteks ketidakpastian makroekonomi yang meningkat.
Mengapa rentang antara 93.500 dolar hingga 95.000 dolar penting?
Menurut para ahli pasar, rentang antara 93.500 dolar hingga 95.000 dolar menonjol sebagai area resistensi kuat yang telah membatasi pertumbuhan Bitcoin selama sekitar dua bulan. Melewati wilayah ini bisa berarti dorongan baru dalam prospek teknis.
Menurut Matt Mena, strategis dari 21Shares, pelonggaran suku bunga sedang meningkatkan minat terhadap aset berisiko, dengan Bitcoin menjadi salah satu instrumen paling penting dalam kelompok ini. Namun, data dari Polymarket dan Kalshi menunjukkan bahwa probabilitas pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini tetap rendah.
Fokus tertuju pada katalisator baru
Dalam beberapa hari ke depan, peraturan pasar aset digital yang sedang diproses di Senat Amerika Serikat bisa memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai stablecoin dan DeFi. Selain itu, keputusan yang diharapkan dari Mahkamah Agung AS terkait tarif, bersama dengan data penjualan eceran dan pasar properti, merupakan beberapa isu yang bisa meningkatkan volatilitas pasar.
Menurut para analis, jika data ini positif, Bitcoin bisa melewati zona resistensi ini dan mengembalikan target 100.000 dolar ke tengah perhatian dalam jangka pendek.



