Diagram ASTER menurut Teori Wyckoff: Mengapa Trader Aksar Salah Beli di "Dip"?

Banyak trader melakukan kesalahan ini, yaitu ketika harga turun dan kemudian bergerak sideways (stabil), mereka menganggapnya sebagai periode "Akumulasi" (waktu beli). Namun menurut teori Wyckoff, ini sebenarnya adalah fase "Distribusi" di mana pemain besar (Smart Money) menjual posisi mereka kepada trader ritel.

Klimaks Penjualan: Awalnya harga turun drastis dengan volume tinggi akibat penjualan panik.

Rally Otomatis: Setelah itu terjadi rebound ringan yang membentuk batas atas dari range.

Uji Coba Kedua: Ketika harga kembali menyentuh batas bawah dan volume menurun, ini merupakan tanda bahwa kekuatan pembelian (demand) telah habis.

Tujuan Wyckoff bukan untuk menemukan dasar harga, melainkan mengajarkan trader kapan harus berhati-hati agar tidak menjadi "likuiditas" bagi pemain besar.

Opsi 2: Poin-poin (Ringkasan Singkat)

Kesalahan Trader: Analisis Wyckoff pada Diagram ASTER

Kesalahpahaman: Trader mengira gerakan sideways setelah harga turun merupakan "Akumulasi".

Kenyataan: Ini adalah fase "Distribusi" di mana setiap rally mencatatkan high yang lebih rendah dan volume terus menurun.

Strategi Smart Money: Pemain besar menipu trader ritel untuk keluar dari posisi mereka.

Hasil: Ketika harga bergerak ke bawah melewati batas range, downtrend kembali dimulai.

Pelajaran: Teori Wyckoff melindungi Anda dari masuk pasar pada waktu yang salah.

#MarketRebound #BTC100kNext? .