🚨 SABRAN:
🇺🇸 Keputusan Mahkamah Agung mengenai tarif bisa ditunda hingga sejauh bulan Juni.
Mahkamah Agung biasanya menyisihkan kasus-kasus "blockbuster" mereka untuk minggu-minggu terakhir sesi di bulan Juni. Para analis hukum dan strategis pasar kini sedang menyesuaikan jadwal mereka, karena penundaan ini menunjukkan para hakim sedang melakukan pertimbangan mendalam, yang berpotensi bersifat kontroversial.
• Teori "Blockbuster": Analis dari J.P. Morgan dan perusahaan lain mencatat bahwa kasus tarif ini sebanding dengan Undang-Undang Perawatan Kesehatan yang Terjangkau dalam hal dampaknya. Menunda keputusan hingga Juni akan sesuai dengan pola historis untuk kasus-kasus yang secara mendasar mengubah hukum AS.
• Kegelisahan Ekonomi: Tidak adanya keputusan membuat miliaran dolar dalam "risiko tarif" tetap berada di neraca perusahaan. Ritel seperti Costco dan produsen seperti Stanley Black & Decker saat ini berada dalam mode "tunggu dan lihat", karena pembatalan bisa menyebabkan pengembalian triliunan dolar.
• Peringatan "Kacau" oleh Trump: Presiden Trump terus menambah tekanan pada Mahkamah Agung melalui Truth Social, menyatakan bahwa jika "bonus keamanan nasional" dibatalkan, negara akan "KACAU." Penundaan ini mungkin merupakan tanda bahwa Mahkamah sedang mempertimbangkan secara cermat klaim Presiden bahwa tarif-tarif ini penting bagi keamanan nasional.
📉 Dampak PASAR & GLOBAL
• Pasar Prediksi: Di platform seperti Polymarket dan Kalshi, peluang bahwa Mahkamah Agung akan mendukung Trump telah turun menjadi sekitar 28-32%. Sebagian besar pedagang kini bertaruh pada pembatalan, yang menyebabkan suasana hati hati "jual berita" bagi saham yang sensitif terhadap perdagangan.
• India & Tiongkok: Pengekspor di New Delhi dan Beijing sedang memantau waktu. Di India, Nifty 50 tetap tertekan karena investor menunggu kejelasan mengenai tarif total 50% yang saat ini dikenakan pada barang-barang India.
📅 YANG HARUS DIPANTAU SELANJUTNYA
Meskipun Juni adalah jadwal "kasus terburuk" bagi mereka yang menginginkan penyelesaian cepat, Mahkamah bisa saja merilis opini pada hari Senin atau Rabu mana pun pada pukul 10:00 pagi ET
$FHE
$BDXN




