Undang-Undang GENIUS telah disetujui, dan sedang menciptakan kehebohan di dunia kripto! 🚨 Undang-undang baru ini melarang penerbit stablecoin membayar imbal hasil kepada pemegang, yang memiliki dampak besar terhadap pasar. Tether, misalnya, memiliki $135 miliar dalam Surat Berharga AS, menghasilkan sekitar $6 miliar per tahun - dan mereka tidak membagikan keuntungan tersebut kepada pemegang.
*Poin Penting:*
- *Larangan Imbal Hasil Stablecoin*: Undang-Undang GENIUS melarang penerbit stablecoin membayar bunga atas pemegangannya.
- *Keunggulan Tether*: Tether menyimpan semua keuntungan dari $135 miliar Surat Berharga AS-nya.
- *Langkah Tiongkok*: Mata uang digital berbunga Tiongkok kini telah diluncurkan, memberi mereka keunggulan kompetitif.
- *Perpindahan Institusi*: Uang pintar berpindah ke surat berharga AS yang telah diterbitkan secara token.
*3 Koin Viral Teratas yang Harus Diperhatikan:*
1. *$ASR*: Naik 21,24% di harga 1,975
2. *$DOLO*: Naik 33,22% di harga 0,08099
3. *$DUSK*: Naik 0,44% di harga 0,0673
Undang-Undang GENIUS mungkin memiliki konsekuensi tak terduga, berpotensi memicu penjualan surat berharga AS senilai $135 miliar. Sementara itu, Tiongkok semakin unggul dengan mata uang digital berbunga mereka. Lanskap keuangan global sedang berubah - apakah Anda siap? 🌎 $ASR



