Menurut Foresight News, Swift telah mengumumkan integrasi ledger terbagi berbasis blockchain ke dalam infrastruktur teknologinya setelah uji coba interoperabilitas aset digital berhasil dilakukan. Ledger ini pada awalnya akan fokus pada memungkinkan pembayaran lintas batas secara real-time 24/7 dan sedang dikembangkan dalam kolaborasi dengan lebih dari 30 bank global.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program uji coba aset digital Swift. Sebelumnya, Swift bermitra dengan UBS dan Chainlink untuk menghubungkan aset yang telah diterbitkan dalam bentuk token dengan sistem pembayaran yang sudah ada. Perusahaan juga bekerja sama dengan Citibank untuk memfasilitasi pembayaran penyelesaian antara mata uang fiat dan mata uang digital. Selain itu, Swift bekerja sama dengan Northern Trust dan Bank Sentral Australia untuk bertukar transaksi aset digital melalui rekening bank komersial, serta dengan HSBC dan Ant International untuk mencapai interoperabilitas blockchain berdasarkan standar ISO 20022 dalam jaringannya.

