Melihat sampai di sini, Anda mungkin merasa gagasan ListaDAO cukup komprehensif, tetapi kita juga harus tetap tenang melihat tantangan dan ketidakpastian yang dihadapinya. Di bidang DeFi yang kompetitif sangat ketat, sekadar memiliki konsep bagus saja tidak cukup.
Pertama, tantangan paling langsung adalah persaingan.
Apa yang dilakukan oleh ListaDAO—"staking likuid" dan "pinjaman dengan jaminan berlebih"—bukanlah bidang baru. Di bidang staking likuid, Lido adalah raksasa yang dominan; di bidang stablecoin dengan jaminan berlebih, MakerDAO adalah pelopor dan pemimpin utama. ListaDAO sebenarnya menggabungkan keduanya dan fokus mengembangkan ekosistem di rantai BNB. Keunggulannya terletak pada integrasi dan efisiensi, tetapi kelemahannya adalah sebagai pemain baru, harus merebut pengguna dan dana dari pesaing kuat. Stablecoin-nya, lisUSD, perlu membangun skenario penggunaan yang cukup dalam serta perlindungan likuiditas yang kuat agar bisa bersaing dari lingkaran USDT, USDC, bahkan DAI.
Kedua, adalah risiko dari model kompleks itu sendiri.
Menggabungkan beberapa modul keuangan berisiko tinggi—seperti staking, pinjaman, dan pencetakan stablecoin—dalam satu protokol memang meningkatkan efisiensi modal, tetapi juga bisa memperbesar risiko sistemik. Misalnya, dalam kondisi pasar turun ekstrem, nilai jaminan bisa anjlok drastis, menyebabkan likuidasi berantai yang juga mengganggu keterikatan stablecoin-nya. Meskipun memiliki desain jaminan berlebih (data menunjukkan rasio jaminan pernah tetap di atas 700%), peristiwa black swan selalu sulit diprediksi secara sempurna. Selain itu, mekanisme inovatif seperti "bukti likuiditas" juga perlu diuji lebih lama di pasar.
Ketiga, adalah kekaburan terkait proses desentralisasi tim dan regulasi.
ListaDAO sedang bertransisi menuju organisasi otonom desentralisasi (DAO) sepenuhnya, dengan hak pengelolaan secara bertahap diserahkan kepada pemegang veLISTA. Apakah proses ini berjalan lancar, apakah tata kelola komunitas efisien, dan apakah bisa menghindari pengendalian oleh "pemilik besar" (whales), semua ini masih belum diketahui. Selain itu, aspek kepatuhan lisUSD, stablecoin yang dikeluarkan, menjadi variabel potensial di tengah regulasi kripto yang semakin ketat di seluruh dunia.
Terakhir, adalah ketergantungan pada siklus pasar DeFi secara keseluruhan.
Keberhasilan protokol ini sangat terkait dengan tingkat aktivitas pasar kripto secara umum. Di masa bull market, modal masuk dengan deras, permintaan beragam meningkat, dan protokol mudah berkembang; namun, jika masuk masa bear market yang panjang, TVL menurun, imbal hasil berkurang, dan protokol akan menghadapi tekanan besar untuk bertahan hidup.
#usd1理财最佳策略listadao $LISTA @lista_dao


