📉📈 Emas dan Perak Tembus Rekor Baru - Apakah Bitcoin Berikutnya yang Akan Mengalami Pemulihan? 🚀

Emas telah melonjak melebihi $4.600 per ons, dan perak telah melampaui $90, dengan kapitalisasi pasar kini lebih dari $5 triliun. Lonjakan ke aset-aset berwujud ini menandakan meningkatnya ketidakpastian global, dan bagi banyak orang, ini membuka jalan bagi langkah selanjutnya $BTC .

Bitcoin, saat ini berada di level $95.000, mengambil pendekatan yang lebih hati-hati, tetapi hal ini bukan pertanda kelemahan. Justru sebaliknya, ini bagian dari pola yang sudah dikenal: Bitcoin cenderung mengikuti emas, tetapi dengan keterlambatan 4-7 bulan. Menurut André Dragosch dari Bitwise, pergerakan emas secara historis telah memprediksi pergerakan Bitcoin, dan pola ini tampaknya sedang terjadi saat ini.

🧐 Apa yang Terjadi?

Lonjakan Parabolik Emas: Naik +65% di tahun 2025, didorong oleh bank sentral yang menimbun cadangan.

ETF Bitcoin Spot: Ini telah menyerap 100% dari pasokan Bitcoin baru, menimbulkan tekanan naik pada harga selama pemegang jangka panjang kehabisan amunisi.

Ketidakstabilan The Fed & Ketidakpastian Makro: Semua ini memicu pergeseran ke aset-aset yang kebal terhadap risiko politik — dan Bitcoin cocok sebagai "perlindungan berbentuk cembung".

📊 Ke Mana Kita Akan Pergi?

Analis memperkirakan target jangka pendek Bitcoin bisa mencapai $120K–$130K, sesuai dengan teori rotasi dari emas ke Bitcoin. Efek kelangkaan Bitcoin mulai terasa, sama seperti emas di tahun 2025.

Jelas: kenaikan ini mungkin baru saja dimulai. Tetap pantau perkembangannya.

#BTC100kNext?