Akui saja, kamu sama sekali tidak berani memasukkan data yang sebenarnya ke dalam rantai

Q: Mengingat blockchain adalah buku besar yang "publik dan transparan", siapa yang gila akan menyimpan rahasia bisnis atau data pribadi di sana?

A: Ini adalah kelemahan terbesar DeFi saat ini—hanya bisa bermain dengan token, tidak bisa bermain dengan data. Karena kamu memang tidak berani membuang catatan medis, kontrak hukum, atau algoritma eksklusif langsung ke IPFS untuk dilihat seluruh dunia. Tapi jika kamu pikir ini adalah seluruh kebenaran penyimpanan Web3, pemahamanmu tentang Walrus masih berada di generasi pertama.

Faktanya adalah: Walrus membangun "brankas hitam di dalam rumah kaca transparan" melalui protokol Seal.

Walrus sendiri meskipun berjalan di node publik, tetapi protokol Seal yang menyertainya memperkenalkan teknologi **Enkripsi Ambang (Threshold Encryption)**. Ketika kamu meng-upload file, kunci dekripsi dibagi menjadi banyak potongan yang tersebar di jaringan, tidak ada satu node pun yang memiliki kunci lengkap, dan tidak ada node yang dapat mengintip data asli kamu.

Q: Bukankah itu hanya memberikan password pada file? Baidu Netdisk juga bisa melakukan itu.

A: Salah. Password Baidu Netdisk itu statis, sementara privasi Walrus itu dapat diprogram (Programmable).

Di Walrus, data berubah menjadi Sui Object (objek cerdas). Kamu bisa menulis aturan akses melalui kontrak pintar:

"Hanya dompet yang memegang NFT #888 yang dapat mendekripsi file ini."

"Hanya setelah membayar 50 WAL ke kontrak tersebut, konten video akan secara otomatis terunlock."

Jenis **"dekripsi bersyarat" ini benar-benar mengubah aturan permainan. Ini bukan hanya penyimpanan, ini adalah pasar perdagangan hak akses data terdesentralisasi**.

Kesimpulan:

Apakah kamu ingin terus berdoa di server terpusat agar administrator tidak mencuri data kamu, atau menguasai kunci pribadi yang hanya bisa dibuka oleh kode logika?

Pilihan ada di kamu: ini adalah "pil merah" dari ekonomi data Web3.

@Walrus 🦭/acc $WAL #Walrus