Halo semuanya, saya Dr. Sheep. Saya sangat senang memiliki kesempatan ini untuk membahas topik ini dengan Anda, yang dianggap sebagai "masalah utama" di dunia perdagangan.

Di dunia cryptocurrency, atau bidang investasi berisiko tinggi lainnya, ada sebuah pepatah: "Mengetahui kapan harus membeli menjadikan Anda seorang pemula, mengetahui kapan harus menjual menjadikan Anda seorang ahli, dan mengetahui kapan harus menjauh dari pasar menjadikan Anda seorang grandmaster." Sebagian besar trader, ketika memasuki pasar, fokus pada bagaimana cara membeli secara akurat di titik terendah, bagaimana menemukan koin yang nilainya 100 kali lipat, dan bagaimana menangkap titik awal tren naik menggunakan berbagai indikator. Namun, ketika angka di akun mereka mulai berfluktuasi, dan keuntungan yang belum terealisasi meningkat dari 10% menjadi 50%, atau bahkan dua kali lipat, keserakahan yang terpendam dalam diri mereka mulai bangkit. Pada titik ini, kebanyakan orang tidak memikirkan bagaimana cara mengambil keuntungan, tetapi lebih membayangkan di mana harus mencairkan dana setelah akun mereka berlipat ganda beberapa kali.

Hari ini, saya ingin membahas konsep "pengambilan keuntungan" secara mendalam dengan Anda. Ini bukan sekadar permainan angka sederhana, tetapi sebuah kontes mendalam tentang sifat manusia, probabilitas, dan pengendalian diri.

Mengapa mengambil keuntungan 10.000 kali lebih sulit daripada mengambil kerugian?

Dalam psikologi perdagangan, terdapat teori yang sangat terkenal yang disebut "Teori Prospek." Sederhananya, orang cenderung mencari risiko ketika menghadapi kerugian (bahkan jika mereka kehilangan uang, mereka akan tetap bertahan dan berharap untuk pemulihan), sementara mereka cenderung menghindari risiko ketika menghadapi keuntungan. Namun, penghindaran risiko ini seringkali terdistorsi dalam perdagangan kontrak: kita takut kehilangan keuntungan yang telah kita peroleh, tetapi kita juga serakah dan ingin mencoba untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.

Bayangkan skenario nyata ini: Anda membuka posisi beli (long position) di BTC dengan leverage 20x. Harga naik seperti yang diharapkan, dan akun Anda menunjukkan keuntungan mengambang sebesar $5.000. Pada saat ini, kadar dopamin Anda mulai melonjak, dan Anda menatap grafik candlestick, berpikir, "Jika naik sampai level resistance itu, saya bisa menghasilkan $8.000!"

Akibatnya, harga tiba-tiba berbalik sedikit menjauh dari harga target Anda, mengurangi keuntungan Anda menjadi $3.000. Pada titik ini, pola pikir Anda berubah. Anda tidak lagi merasa bahwa $3.000 adalah keuntungan; Anda merasa telah "kehilangan" $2.000. Untuk mendapatkan kembali $2.000 yang "hilang" itu, Anda memilih untuk bertahan dengan keras kepala, bahkan menambah posisi Anda selama penurunan harga. Pada akhirnya, apa yang awalnya merupakan perdagangan yang sangat menguntungkan berubah menjadi penutupan stop-loss, atau bahkan margin call. 📉

Inilah kesulitan dalam mengambil keuntungan: menghentikan kerugian menghilangkan rasa sakit, sementara mengambil keuntungan menghilangkan kesenangan. Sifat manusia secara alami menolak untuk menghilangkan kesenangan.

Stop-loss adalah memangkas kerugian, sedangkan take-profit adalah memangkas kesenangan.

II. Menolak Ilusi "Mempertahankan Posisi Selamanya"

Ketika pasar saham sedang berada di puncaknya atau pasar sangat euforia, media sosial dibanjiri dengan slogan-slogan seperti "Menuju Bulan." Pada saat ini, kesalahan paling umum yang dilakukan para trader adalah **"ilusi keuntungan"**.

Anda perlu memahami kenyataan pahit ini: sebelum Anda mengklik tombol "tutup posisi", angka-angka di akun Anda hanyalah serangkaian kode yang disimpan sementara di bursa. Angka-angka itu bukan milik Anda; angka-angka itu milik fluktuasi pasar.

Saya telah melihat terlalu banyak trader yang akunnya membengkak dari $50.000 menjadi $500.000 selama reli pasar di akhir tahun 2024, tetapi mereka enggan mengambil keuntungan, selalu berpikir bahwa mereka adalah "orang-orang terpilih" dan bahwa pasar akan terus naik. Akibatnya, lonjakan harga tiba-tiba di tengah malam, atau pembalikan tren total, tidak hanya menghapus keuntungan mereka tetapi juga menyebabkan mereka kehilangan modal pokok.

Strategi pengambilan keuntungan seorang trader ulung bukanlah tentang menjual di puncak absolut, tetapi tentang memastikan bahwa keuntungan tersebut diterjemahkan menjadi daya beli riil. Ingat, kita menginginkan pertumbuhan majemuk, bukan detak jantung yang berdebar kencang. 💰

Ilusi "memegang selamanya"

III. Strategi pengambilan keuntungan dalam penerapan praktis: Dari pemula hingga ahli

Meraih keuntungan tidak bisa didasarkan pada perasaan, apalagi pada doa. Kita membutuhkan sistem yang logis dan ketat.

1. Metode pengambilan keuntungan berbasis target (pemikiran statis)

Ini adalah metode paling dasar, cocok untuk trader dengan rencana trading yang jelas. Pada saat membuka posisi, Anda harus mengidentifikasi level resistance berdasarkan analisis teknikal.

  • Level resistensi tinggi sebelumnya: Harga biasanya menghadapi tekanan jual yang signifikan pada level tertinggi historis sebelumnya.

  • Level ekstensi Fibonacci, seperti 1,618 atau 2,618, seringkali merupakan batas puncak jangka pendek.

  • Level psikologis kunci: $100.000 untuk BTC dan $5.000 untuk ETH. Ini bukan hanya level teknis, tetapi juga level psikologis.

Contoh: Misalkan Anda berhasil memprediksi breakout BTC di $85.000. Anda mengamati bahwa $92.000 adalah level resistensi yang kuat. Kemudian, tetapkan order take-profit otomatis di sekitar $91.500. Jangan serakah untuk $500 terakhir; seringkali, keuntungan terakhir adalah racun yang paling berbahaya.

2. Metode Pengambilan Keuntungan Bertahap (Defensive Advanced)

Ini adalah metode yang paling saya rekomendasikan, dan juga cara paling efektif untuk menenangkan pikiran Anda. Anda tidak perlu menentukan titik tertinggi absolut; Anda hanya perlu terus menjual aset Anda seiring kenaikan harga.

  • Formasi 3-3-4: Jual 30% saat harga target pertama tercapai untuk menutup biaya; jual lagi 30% saat harga target kedua tercapai untuk mengunci keuntungan; sisakan 40% untuk keuntungan di masa depan, sambil memindahkan stop loss ke harga impas.

Keuntungan dari pendekatan ini adalah, bahkan jika pasar kemudian jatuh, Anda sudah mengamankan sebagian besar keuntungan Anda; dan jika pasar terus melonjak naik, Anda masih memiliki posisi yang tersedia, sehingga menghindari perasaan ketinggalan (FOMO). Trading bukan tentang membuktikan seberapa pintar Anda, tetapi tentang bertahan hidup. 🛡️

3. Metode trailing stop-loss (strategi mengikuti tren)

Jika Anda seorang trader yang mengikuti tren dan tidak ingin ketinggalan pergerakan pasar yang besar, maka "trailing stop" adalah senjata terbaik Anda.

  • ATR Trailing Take Profit: Menetapkan level take profit dinamis berdasarkan volatilitas pasar.

  • Pengambilan keuntungan berdasarkan moving average: Pertahankan posisi Anda selama harga tidak turun di bawah moving average 20 periode (MA20) pada grafik 15 menit atau 1 jam.

Contoh: Anda menangkap pergerakan naik yang kuat pada ETH. Anda dapat menetapkan strategi: jika harga turun di bawah MA20, saya akan menutup setengah posisi saya; jika turun di bawah MA60, saya akan menutup seluruh posisi. Meskipun metode ini mencegah Anda menjual pada puncak absolut, metode ini memungkinkan Anda untuk menangkap bagian tengah pergerakan yang paling menguntungkan.

Strategi pengambilan keuntungan dalam perdagangan dunia nyata: Dari pemula hingga ahli

IV. Contoh transaksi di dunia nyata

Mari kita lihat contoh yang lebih mendekati pengalaman trading yang sebenarnya.

Belum lama ini, sebuah altcoin tertentu (sebut saja ABC) tiba-tiba melonjak harganya karena berita positif. Anda telah memegangnya di titik terendah untuk waktu yang lama, dengan harga beli $1,0. Seiring meningkatnya sentimen positif, harga dengan cepat naik menjadi $1,5, dan keuntungan Anda adalah 50%.

Pada titik ini, semua orang dalam kelompok berteriak, "ABC akan naik menjadi $5!" Jantung Anda berdebar kencang, dan Anda bahkan mulai menghitung berapa kali aset Anda akan berlipat ganda jika mencapai $5.

Namun, sebagai seorang trader rasional (atau investor berpengalaman yang pernah merugi besar di pasar), Anda mengamati beberapa sinyal:

  1. Indikator RSI: Telah melampaui 85 pada grafik 4 jam, menunjukkan kondisi jenuh beli yang ekstrem.

  2. Divergensi harga-volume: Meskipun harga mencapai titik tertinggi baru, volume perdagangan menyusut, yang menunjukkan bahwa daya beli lemah.

  3. Indikator sentimen: Tingkat yang sangat tinggi menunjukkan bahwa pasar terlalu padat dengan posisi beli (long position).

Jadi Anda memutuskan untuk mulai mengambil keuntungan secara bertahap.
Pada harga $1,50, Anda menutup 50% posisi Anda. Pada titik ini, Anda telah memulihkan seluruh modal Anda, dan sisanya adalah keuntungan. Pola pikir Anda langsung berubah dari "takut kehilangan" menjadi "menikmati pertunjukan."

Benar saja, setengah jam kemudian, pasar tiba-tiba mengalami penurunan, dan saham ABC langsung anjlok dari $1,55 menjadi $1,20. Jika Anda belum mengambil keuntungan sebelumnya, melihat keuntungan 50% Anda menyusut menjadi 20% pasti akan membuat Anda enggan untuk menjual, dan Anda akhirnya akan melihat harganya turun di bawah harga beli Anda.

Namun karena Anda sudah menutup setengah posisi Anda, Anda sangat tenang. Anda bahkan mengevaluasi kembali harga sekitar $1,20 untuk melihat apakah ada peluang untuk membeli kembali. Itulah kendali psikologis yang diberikan oleh pengambilan keuntungan. ☕

Kasus Transaksi

Kelima, atasi mentalitas "menepuk paha" setelah mengambil keuntungan.

Banyak trader takut mengambil keuntungan karena mereka takut "menjual terlalu dini".
"Bagaimana jika saya menjualnya dan harganya naik lagi?"
"Aku menjualnya seharga 10 yuan, dan sekarang harganya 15 yuan. Aku memang bodoh!"

Pola pikir ini adalah hambatan terbesar bagi kematangan seorang trader. Kita perlu menumbuhkan **pola pikir probabilistik**:

  1. Menjual terlalu dini adalah tanda kesuksesan: Hanya dengan menjual terlalu dini Anda dapat membuktikan bahwa Anda berpartisipasi dalam tren naik. Jika Anda tidak pernah menjual terlalu dini, itu berarti Anda selalu mempertahankan posisi Anda sampai pasar berbalik arah atau bahkan mengalami kerugian.

  2. Pasar tidak pernah kekurangan peluang: Jika Anda melewatkan bagian kedua dari pola ABC ini, masih ada DEF, dan kemudian GHI. Selama Anda memiliki sumber daya (U), Anda akan selalu memiliki kesempatan untuk memasuki pasar.

  3. Raihlah bagianmu: Pengetahuan dan keterampilan setiap orang hanya dapat mendukung mereka dalam memperoleh sebagian dari keuntungan pasar. Jangan mencoba menelan seluruh ikan; itu adalah tugas Tuhan. Kita hanya perlu memakan badan ikan, meninggalkan kepala dan ekornya untuk mereka yang memiliki selera risiko lebih tinggi (atau keserakahan yang lebih besar).

    Atasi mentalitas "menepuk paha" setelah meraih keuntungan.

VI. Ringkasan Wawasan Pengambilan Keuntungan dari Dr. Sheep

Mengambil keuntungan pada dasarnya adalah tentang mengelola batasan keinginan sendiri. Seorang trader ulung, pada saat menempatkan pesanan, tidak hanya melihat keuntungan di kejauhan, tetapi juga dengan jelas melihat jurang di bawah kakinya.

Dalam lingkungan perdagangan kontrak dengan leverage tinggi, mengambil keuntungan menjadi lebih penting. Hal ini karena leverage memperkuat emosi Anda. Dengan leverage 100x, keraguan sekecil apa pun dapat diperbesar menjadi bencana.

Saran saya adalah:

  • Tetapkan ambang batas "kepuasan": Tetapkan tujuan untuk diri sendiri, misalnya menghasilkan $500 hari ini lalu mematikan komputer untuk pergi ke gym. Jangan biarkan diri Anda kewalahan oleh fluktuasi yang tak berujung.

  • Hormati level resistensi: Jangan selalu mengincar breakout; sebagian besar breakout adalah false breakout atau membutuhkan retracement berulang. Mengambil keuntungan di dekat level resistensi selalu merupakan strategi dengan tingkat kemenangan tertinggi.

  • Penarikan paksa: Uang yang diperoleh secara berkala ditarik ke dompet dingin atau dikonversi menjadi mata uang fiat. Hanya uang yang dibelanjakan yang benar-benar diperoleh.

Trading adalah bentuk pengembangan diri. Kita tidak melawan grafik candlestick, tetapi melawan "keserakahan" di dalam hati kita sendiri. Ketika Anda dapat dengan tenang menyaksikan sebuah koin naik 30% setelah Anda menjualnya, dan masih tersenyum serta pergi minum kopi, Anda telah melewati ambang batas menjadi seorang master.

Semoga kata-kata ini dapat memberi Anda momen ketenangan dan refleksi saat Anda berjuang di pasar. Mengambil keuntungan dan mengamankannya bukanlah tindakan pengecut, melainkan keberanian sejati—keberanian untuk mengakui bahwa Anda tidak dapat mengendalikan setiap pergerakan pasar. 🦁

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, atau jika Anda pernah mengalami pengalaman pahit dalam mengambil keuntungan, jangan ragu untuk berbagi pendapat Anda di kolom komentar. Saya dapat membantu Anda menganalisis rencana trading terbaru Anda untuk melihat apakah level pengambilan keuntungan Anda sudah ditetapkan dengan wajar.

#绵羊博士 #合约交易 #每日精选