Apakah ada yang pernah merenungkan mengapa konten tutorial AI di media sosial selalu memiliki lalu lintas?
Sejak adanya AI, konten pemasaran di pasar selalu menciptakan kesalahan pemahaman bahwa 'saya melihatnya dan saya langsung belajar'. Kebanyakan orang yang melihat konten tidak benar-benar mengikuti tutorial langkah demi langkah, sebenarnya yang melakukan praktik langsung sebagian besar adalah individu yang memiliki kebutuhan sendiri. Mari kita tanyakan, apakah jalan pintas yang melewati tutorial dasar yang membosankan dan langsung menuju aplikasi tingkat lanjut benar-benar dapat menciptakan konten yang berharga?
Dalam hal 'akses alat', AI memang telah mendekatkan jarak. Seseorang yang biasa sekarang dapat menghasilkan gambar, menulis, memprogram, menganalisis data, yang sebelumnya memerlukan pelatihan profesional bertahun-tahun. Teknologi telah mendemokratisasi akses untuk 'kreator'.
Namun di tingkat 'kedalaman kognitif' dan 'kolaborasi yang efektif', AI mungkin sedang menciptakan jurang baru. Jurang yang gelisah: orang-orang yang terjebak dalam 'tutorial cepat' merasa puas dengan operasi permukaan, menciptakan situasi canggung 'saya tahu semua alat, tetapi tidak dapat menyelesaikan masalah kompleks'. Jarak pemikiran mereka mungkin semakin besar dibandingkan dengan orang-orang yang dapat menggunakan AI untuk berpikir mendalam dan menyelesaikan masalah kompleks.
Jurang yang disebutkan di atas justru menciptakan ruang arbitrase pasar yang besar. Sebagian 'partai arbitrase' dengan tajam menyadari: mereka dapat melayani 'kemalasan' dan kecemasan masyarakat dalam pembelajaran mendalam dengan bekerja keras mengangkut, mengemas, dan memasarkan. Mereka membongkar sistem pengetahuan yang kompleks menjadi 'keterampilan' yang bebas risiko, menyederhanakan pengembangan kemampuan sistem menjadi ilusi 'satu klik menghasilkan', sehingga memperoleh 'spread kognitif' yang besar. Kesuksesan mereka adalah kemenangan atas aturan permainan lalu lintas, bukan kemenangan atas nilai pengetahuan.
Ini membawa kita pada satu pertanyaan baru: ketika platform seperti X mulai mengatur, lalu lintas yang terbuang dan 'partai arbitrase' yang aktif di dalamnya memerlukan tempat tinggal baru. Akankah platform sosial yang diluncurkan oleh bursa kripto besar (seperti Binance Square, bagian sosial OKX, dll.) menjadi tempat bagi lalu lintas cepat ini?