Keserakahan vs. Teknologi

• Kesalahan: Bagaimana mungkin seseorang bisa "tidak memiliki otak" sampai berinvestasi sepenuhnya pada aset spekulatif tunggal seperti Manta hanya karena seseorang memberitahunya untuk melakukannya? Membandingkan altcoin berisiko tinggi dengan stabilitas Bitcoin adalah bunuh diri finansial.

• Kerusakan pada Adopsi: Kehilangan 3 Miliar IDR adalah tragedi pribadi, tetapi dengan menyeret ini ke dalam skandal publik, mereka meracuni seluruh ekosistem. Ini menciptakan stigma besar bahwa kripto hanyalah "penipuan," yang secara efektif menghambat dan menghalangi adopsi kripto di seluruh Indonesia.

• Pendidikan Palsu: Orang-orang mengklaim mereka ingin "belajar," tetapi sebenarnya mereka hanya mengejar kekayaan instan. Mentalitas "jadi kaya dengan cepat" ini, yang dibagikan oleh "Guru" predator (yang Dilaporkan) dan "Investor" ceroboh (yang Melaporkan), sedang menghancurkan integritas teknologi.

Baik yang Melaporkan maupun yang Dilaporkan adalah dua sisi dari koin yang sama. Satu menjual sebuah mimpi, dan yang lainnya terlalu serakah untuk menggunakan otaknya. Bersama-sama, mereka membuat Indonesia terlihat seperti taman bermain bagi penipu daripada pusat inovasi.

Baca ini dari satoshi “jangan percaya tetapi verifikasi “