Uang besar tidak melindungi dari likuidasi jika disalahgunakan.
Dan rinciannya adalah sebagai berikut:
1️⃣ Leverage adalah senjata berbahaya bahkan bagi paus
Sebagian besar likuidasi paus terjadi di kontrak berjangka (Futures).
Ikan paus masuk ke dalam transaksi dengan leverage 20x atau 50x
Gerakan kecil 1–3% berlawanan arah
➜ Mengarah pada likuidasi total
💡 Semakin besar ukuran transaksi, semakin kecil margin kesalahan.
2️⃣ Paus terkadang melakukan kesalahan seperti semua orang
Memiliki uang tidak berarti:
Selalu mengetahui arah
Mengendalikan pasar 100%
Pasar bisa bergerak karena:
Berita mendadak 📰
Menyaring paus lain (Domino effect)
Atau bahkan manipulasi sementara
3️⃣ Beberapa paus sengaja mengambil risiko
Tidak semua paus mempertahankan modal:
Beberapa orang adalah trader jangka pendek
Beberapa orang masuk ke dalam transaksi berisiko tinggi untuk mendapatkan keuntungan cepat
Kerugian adalah bagian dari strategi mereka
📉 Penyaringan di sini adalah kerugian yang dihitung dan bukan kebangkrutan.
4️⃣ Pasar menargetkan zona likuiditas (Liquidation Zones)
Paus dan trader besar:
Mereka menempatkan perintah stop loss
Atau mereka memiliki titik penyaringan yang jelas
📌 Pasar secara alami tertarik pada likuiditas
Jadi kamu melihat:
Mencapai stop loss
Kemudian harga berbalik langsung
5️⃣ Tidak semua "paus yang disaring" kehilangan semua uangnya
Informasi yang sangat penting 👇
Ketika kamu melihat:
"Paus senilai 10 juta dolar telah disaring"
Ini berarti:
Hanya satu transaksi saja
Dan tidak semua kekayaan paus
6️⃣ Kadang-kadang penyaringan adalah bagian dari rencana yang lebih besar
Beberapa institusi:
Masuk ke dalam transaksi palsu
Disaring secara sengaja
Untuk mencapai tujuan lain di pasar spot (Spot)
🎭 Pasar lebih pintar dari yang terlihat.
Kesimpulan emas 🧠
🔹 Paus disaring karena:
Leverage tidak memaafkan
Pasar tidak menghormati siapa pun
Kesalahan bisa terjadi tidak peduli seberapa besar modal
🔹 Dan kamu sebagai trader:
Gunakan leverage kecil
Jangan meniru paus tanpa pemahaman
Perhatikan zona likuiditas bukan hanya arah saja



