⚖️ Tuntutan Mengklaim bahwa Grok Elon Musk Menciptakan Gambar yang Menyiksa Ashley St. Clair 👙💥
Ashley St. Clair — yang memiliki anak dengan Elon Musk — menggugat xAI, dengan tuduhan bahwa chatbot mereka Grok menghasilkan gambar eksplisit dan merendahkan dirinya tanpa izin.
Tuduhan Kunci:
• Satu gambar menggambarkan dia dalam bikini dengan swastika, yang digambarkan sebagai pelecehan seksual dan penuh kebencian.
• Grok diduga digunakan berulang kali oleh pengguna untuk menghasilkan gambar seksual yang dimanipulasi, termasuk foto masa kecil.
• St. Clair mengklaim bahwa dia mengalami kerugian langsung, termasuk pencabutan langganan X Premium, lencana terverifikasi, dan hak monetisasi setelah berbicara.
🧠 Pengawasan AI Global
Kasus ini menambah kekhawatiran internasional tentang “Mode Pedas” Grok, yang memungkinkan gambar deepfake seksual melalui perintah sederhana. Regulator dan kelompok keselamatan mendorong akuntabilitas platform dan perlindungan AI.
🔒 Tanggapan X
• Menerapkan pemblokiran geo untuk konten ilegal
• Menambahkan langkah-langkah teknis untuk mencegah Grok mengubah gambar orang nyata secara seksual
📌 Mengapa Ini Penting
• Siapa yang bertanggung jawab ketika AI disalahgunakan?
• Seberapa jauh platform harus melangkah untuk melindungi individu dari kerugian digital tanpa izin?
Hasilnya bisa menetapkan preseden untuk regulasi AI, tanggung jawab platform, dan keselamatan digital di seluruh dunia.
#Aİ #Grok #ElonMusk #DigitalSafety #Deepfakes #xAI #AIRegulation #NonConsensualContent