Plasma ($XPL) adalah salah satu inovasi terbaru di dunia blockchain yang dirancang khusus untuk merevolusi pembayaran global berbasis stablecoin.Diluncurkan pada September 2025, Plasma bertujuan menjadi infrastruktur utama untuk transaksi digital dollar seperti USDT (Tether), dengan fokus pada kecepatan, biaya rendah, dan kemudahan penggunaan . Di tengah pertumbuhan pesat stablecoin yang mencapai nilai pasar lebih dari $275 miliar, Plasma hadir sebagai solusi yang dioptimalkan untuk mengatasi keterbatasan blockchain umum seperti Ethereum atau Solana, yang tidak dirancang khusus untuk stablecoin.
Proyek ini bertujuan membawa triliunan dolar ke on-chain, menciptakan sistem keuangan terbuka yang transparan dan efisien, mirip dengan Visa atau Mastercard tapi terdesentralisasi. Secara teknis, Plasma menggabungkan model UTXO Bitcoin untuk transfer nilai yang skalabel dengan kompatibilitas EVM (Ethereum Virtual Machine), sehingga developer bisa men-deploy smart contract Ethereum dengan mudah.Konsensusnya menggunakan PlasmaBFT, varian dari HotStuff yang ditulis dalam bahasa Rust, memungkinkan throughput lebih dari 1.000 transaksi per detik (TPS) dengan finality sub-detik. Selain itu, ada bridge trust-minimized ke Bitcoin, yang memungkinkan BTC digunakan langsung di ekosistem Plasma tanpa kustodian terpusat.
$XPL adalah token native Plasma yang berfungsi sebagai pondasi ekonomi dan keamanan jaringan. Total supply-nya adalah 10 miliar token, dengan alokasi sebagai berikut (berdasarkan data terbaru):
• Ecosystem & Growth: 40% (4 miliar XPL) untuk bootstrap ekosistem, termasuk inisiatif strategis dan pengembangan dApps.
• Staking dan Validator Rewards: Digunakan untuk Proof-of-Stake, di mana validator stake $XPL untuk mengamankan jaringan dan mendapatkan reward.
• Governance: Di masa depan, $XPL akan digunakan untuk partisipasi tata kelola jaringan.
@Plasma merupakan proyek stablecoin kuat karna ekosistem Plasma berkembang pesat berkat dukungan institusional. Didukung oleh Tether (penerbit USDT), Bitfinex, dan VC besar seperti Paolo Ardoino (CEO Tether), Scott Bessent (US Treasury Secretary), Chris Giancarlo (mantan Ketua CFTC), dan David Sacks (Crypto and AI Czar).


