Perdagangan P2P (Peer-to-Peer) adalah cara yang cepat dan nyaman untuk membeli atau menjual kripto — tetapi ini juga salah satu target terbesar bagi penipu.

Bahkan di platform terpercaya seperti Binance P2P, pengguna telah kehilangan dana karena mereka mengabaikan langkah-langkah keamanan sederhana.

Mari kita lihat bagaimana penipuan ini bekerja dan bagaimana melindungi diri Anda 👇

🔍 Apa Itu Perdagangan P2P?

Dalam perdagangan P2P, Anda membeli atau menjual kripto secara langsung dengan pengguna lain menggunakan metode pembayaran lokal (seperti transfer bank).

Binance menyimpan kripto dalam Escrow sampai kedua belah pihak mengonfirmasi kesepakatan — menjaga perdagangan aman ketika dilakukan dengan benar.

Tetapi penipu memanfaatkan kesalahan pengguna, kuitansi palsu, dan komunikasi di luar platform untuk mencuri dana.

⚠️ Penipuan P2P Umum

1️⃣ Penipuan Bukti Pembayaran Palsu

Penipu mengirim tangkapan layar palsu atau kuitansi yang diedit menunjukkan "pembayaran selesai."

Jika Anda melepaskan crypto tanpa memeriksa bank atau dompet Anda, crypto Anda akan hilang.

👉 Selalu konfirmasi dana di rekening bank Anda — bukan dari tangkapan layar.

2️⃣ Penipuan Pembayaran Pihak Ketiga

Pembeli mengirim uang dari rekening bank orang lain (teman, dicuri, atau rekening palsu).

Ketika pemilik asli melaporkan transaksi, akun Anda mungkin dibekukan atau pembayaran dibalik.

👉 Hanya terima pembayaran dari akun yang sesuai dengan nama terverifikasi trader.

3️⃣ Perangkap Pembayaran Berlebih

Seorang penipu mengirim lebih banyak uang daripada yang disepakati dan kemudian meminta Anda untuk "mengembalikan yang lebih."

Kemudian, mereka membalikkan pembayaran pertama — meninggalkan Anda tanpa uang dan tanpa crypto.

👉 Jangan pernah mengembalikan jumlah berapa pun tanpa menghubungi Dukungan Binance terlebih dahulu.

4️⃣ Kesepakatan di Luar Platform

Mereka akan mengirimi Anda pesan yang mengatakan:

“Mari berdagang di WhatsApp atau Telegram — saya akan memberikan tarif yang lebih baik!”

Itu adalah perangkap klasik 🚫

Setelah Anda berdagang di luar Binance, tidak ada Escrow, tidak ada perlindungan, dan tidak ada dukungan.

👉 Selalu selesaikan perdagangan hanya di Binance.

5️⃣ Penipuan Akun Beku

Beberapa penipu menggunakan akun yang dikompromikan atau diretas untuk pembayaran.

Ketika bank mendeteksi penipuan, akun Anda sendiri mungkin diblokir untuk penyelidikan — bahkan jika Anda tidak bersalah.

🧾 Kisah Nyata dari Trader

Banyak trader melaporkan rekening bank yang dibekukan setelah kesepakatan P2P yang melibatkan transfer pihak ketiga.

Lainnya melepaskan crypto setelah melihat kuitansi pembayaran palsu dan tidak pernah menerima uang yang nyata.

Beberapa trader yang "terlihat terverifikasi" menggunakan ID yang dicuri untuk terlihat sah.

✅ Cara Melindungi Diri Anda

1️⃣ Selalu verifikasi pembayaran di rekening bank Anda sebelum melepaskan crypto.

2️⃣ Jangan pernah menerima pembayaran pihak ketiga.

3️⃣ Hindari mengobrol di luar aplikasi Binance.

4️⃣ Perdagangkan hanya dengan pengguna terverifikasi dengan tingkat penyelesaian tinggi.

5️⃣ Laporkan perilaku mencurigakan segera ke Dukungan Binance.

6️⃣ Simpan catatan transaksi lengkap — obrolan, tangkapan layar, dan kuitansi.

7️⃣ Jangan terburu-buru — luangkan waktu Anda untuk mengonfirmasi semuanya.

🧠 Nasihat Akhir

Binance P2P aman jika Anda berdagang dengan cerdas.

Penipu bergantung pada kepercayaan dan urgensi Anda — jangan terjebak.

Tetap sabar, periksa setiap detail, dan lepaskan crypto hanya setelah mengonfirmasi pembayaran yang nyata.

💬 Tetap waspada. Tetap aman. Berdagang cerdas di Binance P2P.

#Binance #P2PScam #ScamAlert #CryptoSafety #BinanceTips