Penggunaan leverage di futures sering menakutkan karena banyak yang mengaitkannya dengan likuidasi, tetapi sebenarnya ini adalah alat yang sangat umum dalam kehidupan nyata, bahkan di luar trading.
Mari kita pikirkan contoh sederhana:
Seorang pengusaha ingin membuka bisnis yang biayanya 100.000 $. Jika dia hanya memiliki 20.000 $, dia bisa menunggu bertahun-tahun untuk mengumpulkan modal… atau dia bisa meminta pinjaman, membuka bisnis lebih awal dan menghasilkan lebih banyak pendapatan, selama dia memiliki rencana untuk membayar utang tersebut. Itulah yang disebut leverage.
Dalam trading, ini berfungsi persis sama.
Ketika kamu menggunakan leverage di Binance Futures, kamu tidak menciptakan uang dari ketiadaan, kamu menggunakan modal yang dipinjam untuk memperbesar sebuah gerakan. Jika kamu beroperasi dengan 20 USDT dan menggunakan x5, kamu sedang mengendalikan posisi sebesar 100 USDT. Pergerakan harga tetap sama, yang berubah adalah dampak terhadap akunmu.
Ini adalah bagian kunci yang banyak tidak pahami:
👉 leverage tidak meningkatkan risiko dengan sendirinya, itu dilakukan oleh manajemen yang buruk.
- Menggunakan x10 tanpa stop sama seperti meminta pinjaman besar tanpa tahu bagaimana cara mengembalikannya.
- Menggunakan x3 atau x5 dengan masuk yang jelas dan risiko terkontrol seperti kredit yang direncanakan dengan baik.
Trader yang konsisten tidak menggunakan leverage untuk "cepat kaya", mereka menggunakannya untuk:
- Mengoptimalkan modal
- Mengambil risiko lebih sedikit dari uang sendiri
- Menjaga stop teknik tanpa mengorbankan akun
Itulah sebabnya banyak profesional lebih memilih leverage rendah, meskipun mereka bisa menggunakan x50 atau x100. Karena mereka mengerti bahwa tujuan bukanlah untuk memenangkan satu operasi, tetapi untuk tetap berada di pasar.
Di Binance, leverage hanyalah sebuah alat.
Pasar tidak melikuidasi kamu, kekurangan rencana yang melikuidasi kamu.
Jika digunakan dengan baik, mempercepat hasil.
Jika digunakan dengan buruk, mempercepat kesalahan.