Apa itu dukungan dan resistensi?
Dari sudut pandang dasar, dukungan dan resistensi adalah konsep yang paling sederhana: ketika harga mencapai level yang tidak dapat ditembus, garis level tersebut menjadi semacam penghalang. Dalam kasus dukungan, harga tersebut adalah harga terendah, sedangkan dalam kasus resistensi, harga tersebut adalah harga tertinggi. Anda dapat menganggap dukungan sebagai area permintaan, dan resistensi sebagai area pasokan.
Meskipun secara tradisional dukungan dan resistensi diwakili oleh garis, keadaan sebenarnya seringkali tidak begitu akurat. Perlu dicatat: tren pasar tidak didorong oleh hukum alam tertentu yang menghalangi mereka untuk menembus level tertentu, itulah sebabnya menganggap dukungan dan resistensi sebagai sebuah area akan lebih berguna. Anda dapat melihat area ini sebagai rentang yang menyebabkan peningkatan aktivitas perdagangan di grafik harga.
Mari kita lihat contoh level dukungan: kita memperhatikan harga terus-menerus memasuki area di mana aset dibeli. Dengan beberapa pengujian pasar terhadap area tersebut, terbentuklah rentang dukungan. Karena bear (penjual) tidak dapat menurunkan harga lebih jauh, akhirnya terjadi pemantulan, membentuk tren naik baru.

Harga berosilasi di level dukungan sebelum memantul
Sekarang mari kita lihat level resistensi: kita dapat melihat harga berada dalam tren menurun, di mana setiap pemantulan tidak dapat menembus area yang sama beberapa kali. Penyebab terbentuknya level resistensi adalah karena bull (pembeli) tidak dapat mengendalikan pasar untuk mendorong harga naik, sehingga menyebabkan penurunan yang berkelanjutan.

Harga tidak dapat menembus level resistensi
Bagaimana trader menggunakan level dukungan dan resistensi?
Umumnya, kita menggunakan level dukungan dan resistensi untuk menentukan area perhatian pada grafik harga. Dalam area tersebut, kemungkinan terjadi pembalikan atau penghentian tren lebih tinggi.
Psikologi pasar memainkan peran besar dalam pembentukan level dukungan dan resistensi. Trader dan investor sering kali dapat mengingat level harga perdagangan yang membawa keuntungan sebelumnya, karena banyak trader mungkin mempertahankan harga pada level yang sama, sehingga meningkatkan likuiditas area tersebut. Ini biasanya membuat area dukungan dan resistensi menjadi pilihan ideal bagi trader besar (atau paus) untuk masuk atau keluar.
Dukungan dan resistensi juga merupakan konsep kunci dalam manajemen risiko yang tepat. Mengidentifikasi area ini dapat memberikan peluang perdagangan yang menguntungkan. Umumnya, jika harga mencapai area dukungan atau resistensi, dua hal dapat terjadi: harga memantul dari area tersebut dan menembus, dan terus bergerak searah tren hingga muncul area dukungan atau resistensi berikutnya.
Memasuki perdagangan dekat level dukungan atau resistensi juga merupakan strategi perdagangan yang sangat menguntungkan, terutama karena posisi ini dekat dengan titik gagal stop loss yang sering kita atur dalam perdagangan. Jika area tersebut rusak dan perdagangan tidak valid, itu dapat menyebabkan kerugian kecil bagi trader. Dalam pengertian ini, semakin jauh titik masuk dari area pasokan atau permintaan, semakin jauh juga dari titik gagal.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana level harga ini merespons lingkungan yang terus berubah. Umumnya, area dukungan yang rusak akan berubah menjadi area resistensi saat berubah, sebaliknya, jika area resistensi rusak, itu bisa menjadi level dukungan. Pola ini dikenal sebagai pembalikan dukungan dan resistensi.

Area dukungan yang ditembus membentuk area resistensi
Fakta bahwa area dukungan sebelumnya sekarang menjadi area resistensi (dan sebaliknya) juga mengkonfirmasi pola ini, dan pengujian ulang area tersebut mungkin merupakan waktu yang paling menguntungkan untuk memasuki pasar.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah kekuatan area dukungan atau resistensi. Umumnya, semakin sering harga turun dan menguji ulang area dukungan, semakin besar kemungkinan untuk menembus. Demikian juga, semakin sering harga naik dan menguji ulang area resistensi, semakin besar kemungkinan untuk naik.
Dukungan dan resistensi garis tren
Dalam contoh di bawah ini, pola segitiga naik membuat harga tetap naik hingga terjadi tembus.

Garis tren adalah dukungan dan resistensi untuk indeks S&P 500
Anda dapat memanfaatkan pola area dukungan dan resistensi yang sejalan dengan garis tren untuk menguntungkan Anda. Identifikasi sebelum pola ini sepenuhnya berkembang akan sangat berguna.
Dukungan dan resistensi garis rata-rata bergerak
Banyak indikator juga dapat berfungsi sebagai dukungan atau resistensi harga.
Kasus yang paling langsung adalah garis rata-rata bergerak. Garis rata-rata bergerak adalah dukungan atau resistensi harga, sehingga banyak trader menggunakannya sebagai indikator untuk mengukur kesehatan keseluruhan pasar. Umumnya, garis rata-rata bergerak digunakan untuk mencoba menemukan titik pembalikan atau titik infleksi$BTC

Rata-rata bergerak 200 minggu berfungsi sebagai level dukungan untuk harga Bitcoin

Dukungan dan resistensi Fibonacci
Garis horizontal yang dijelaskan oleh alat retracement Fibonacci juga dapat berfungsi sebagai dukungan dan resistensi.
Dalam contoh di bawah ini, level Fibonacci 61.8% berkali-kali berfungsi sebagai dukungan, sedangkan 23.6% sisanya berfungsi sebagai resistensi.

Level harga Fibonacci berfungsi sebagai dukungan dan resistensi untuk Bitcoin
Praktik membuat sempurna, konten ini hanya untuk referensi!!

