🚨 2.82 miliar USD raksasa perampokan lanjutan: skandal pencucian uang terungkap! 🚨
Ahli keamanan blockchain CertiK dan FearsOff baru-baru ini mengungkap aliran dana dari kasus pencurian dompet keras anonim pada 10 Januari. Kasus yang melibatkan sekitar 2.82 miliar USD ini, tidak hanya membuat korban kehilangan 1459 BTC dan lebih dari 2 juta LTC, tetapi juga menunjukkan teknik pencucian uang yang sangat profesional.
🔍 Pembongkaran teknik pencucian uang inti:
Konversi lintas rantai (Cross-Chain Swap): Para hacker memanfaatkan bursa terdesentralisasi THORswap untuk mengonversi $BTC yang dicuri menjadi aset ekosistem Ethereum. Pembelahan besar: Sekitar 686 BTC ditukar menjadi 19,600 ETH dan kemudian dikirim ke dompet 0xF73a...cc21, dan segera dibagi ke beberapa alamat baru. “Penghalang” akhir: Dana terakhir disalurkan dalam jumlah sekitar 400 ETH ke dalam protokol privasi Tornado Cash. Para ahli menyebutnya sebagai “saklar utama” untuk pelacakan on-chain, kemungkinan untuk memulihkan dana setelah dicampur sangat kecil.
⚠️ Peringatan:
Detektif blockchain ZachXBT menunjukkan, bahwa hacker kali ini tidak memanfaatkan celah sistem, tetapi menggunakan teknik rekayasa sosial, menyamar sebagai layanan pelanggan untuk mendorong korban mengungkapkan frase pemulihan. Ini sekali lagi membuktikan: meskipun dompet keras aman, kesadaran keamanan pengguna adalah garis pertahanan.
💬 Momen interaksi:
Menghadapi teknik pencucian uang yang begitu kompleks, apakah Anda berpikir pengaduk koin (Tornado Cash) harus dilarang sepenuhnya, atau dipertahankan sebagai alat privasi? Silakan berdiskusi di kolom komentar!