Sistem AI saat ini menghadapi tantangan yang dikenal sebagai 'amnesia AI,' di mana setiap sesi gagal mengingat interaksi masa lalu, yang mengarah pada ketidakefisienan. Menurut NS3.AI, teknologi blockchain dapat menawarkan solusi dengan menyediakan lapisan memori yang persisten, dapat diverifikasi, dan dimiliki oleh pengguna. Ini akan memungkinkan platform AI untuk secara aman dan kontekstual berbagi data. Infrastruktur memori semacam itu dapat membuka aplikasi AI baru, termasuk kolaborasi multi-agen, pembelajaran longitudinal, dan auditabilitas. Perkembangan ini memiliki potensi untuk menjadi aplikasi signifikan berikutnya dari blockchain di luar sektor keuangan.
