Vanar adalah blockchain Layer 1 yang sejak awal tidak dibangun untuk sekadar ikut lomba teknologi. Tujuan utamanya jelas: membuat Web3 relevan dan bisa dipakai di dunia nyata, terutama oleh konsumen umum, brand, dan industri hiburan.

Di saat banyak L1 sibuk memamerkan kecepatan transaksi atau kompleksitas arsitektur, Vanar memilih fokus ke hal yang sering dilupakan—pengalaman pengguna. Bagaimana seseorang bisa menggunakan produk berbasis blockchain tanpa harus memahami wallet, gas fee, atau istilah teknis yang membingungkan.

Pendekatan ini tidak lepas dari latar belakang tim Vanar yang berasal dari dunia gim, hiburan, dan kerja sama dengan merek. Mereka terbiasa membangun produk untuk jutaan pengguna, bukan hanya untuk komunitas kripto. Produk seperti Virtua Metaverse dan jaringan gim VGN lahir dari kebutuhan nyata industri kreatif, bukan dari eksperimen teknis semata.

Menariknya, Vanar tidak terlihat terburu-buru mengejar hype. Tidak banyak janji besar atau narasi bombastis. Fokusnya konsisten: membangun ekosistem yang siap dipakai, lalu membiarkan adopsi tumbuh secara alami. Pendekatan ini mungkin terlihat “sunyi”, tapi justru terasa lebih realistis untuk jangka panjang.

Membawa 3 miliar pengguna berikutnya ke Web3 jelas bukan pekerjaan cepat. Namun Vanar tampaknya paham bahwa adopsi massal tidak dimenangkan oleh siapa yang paling cepat muncul, melainkan oleh siapa yang paling siap saat momen itu benar-benar tiba.

#vanar @Vanarchain $VANRY

VANRY
VANRYUSDT
0.008564
-5.16%