Bitcoin sebentar merosot di bawah angka $90.000 pada hari Selasa setelah perubahan mendadak dalam sentimen pasar global. Penurunan ini menyebabkan gelombang besar penjualan di pasar crypto dan mengakibatkan lebih dari $1 miliar dalam likuidasi paksa posisi terleveraged.
Sebagian besar likuidasi ini berasal dari trader yang bertaruh pada harga yang lebih tinggi. Menurut data CoinGlass, hampir 92% dari posisi likuidasi senilai $1,09 miliar adalah perdagangan long, menunjukkan bahwa pasar sangat diposisikan untuk kenaikan berkelanjutan sebelum pembalikan.
Dalam 24 jam terakhir, sekitar 183.000 trader dilikuidasi di seluruh bursa utama. Likuidasi tunggal terbesar adalah posisi BTCUSDT senilai $13,52 juta di Bitget, menyoroti betapa agresifnya leverage yang telah menjadi.
Penjualan crypto terjadi bersamaan dengan ketidakpastian pasar yang lebih luas. Investor bereaksi terhadap ancaman tarif yang diperbarui dari mantan Presiden AS Donald Trump dan penjualan tajam pada obligasi pemerintah Jepang, yang mendorong imbal hasil obligasi global lebih tinggi dan menekan aset berisiko seperti cryptocurrency.
Likuidasi terjadi ketika sebuah bursa secara otomatis menutup posisi terleveraged seorang trader karena kerugian mereka melebihi margin yang tersedia. Ini biasanya terjadi selama pergerakan harga yang mendadak, terutama ketika trader menggunakan leverage tinggi tanpa cukup dana untuk mendukung posisi mereka.
Secara keseluruhan, peristiwa ini menunjukkan betapa cepatnya sentimen pasar dapat berubah dan mengapa manajemen risiko serta penggunaan leverage yang tepat sangat penting di pasar crypto yang volatil.