Ethereum adalah sistem blockchain terdesentralisasi dan sumber terbuka yang memiliki mata uang kripto sendiri, Ether (ETH). Meskipun sering dibandingkan dengan Bitcoin, Ethereum jauh lebih dari sekadar mata uang digital; ini adalah platform global yang dapat diprogram untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps).
1. Apa itu Ethereum?
Ethereum bertindak seperti "komputer dunia" yang tidak bisa dimatikan oleh siapa pun.
* Teknologi Blockchain: Ini menggunakan buku besar terdistribusi untuk mencatat semua transaksi dan pelaksanaan kontrak pintar, memastikan transparansi dan keamanan.
* Ether (ETH): Ini adalah koin asli dari jaringan. Ini digunakan untuk membayar "gas" (biaya transaksi) dan sebagai penyimpan nilai.
* Bukti Kepemilikan (PoS): Tidak seperti Bitcoin, Ethereum menggunakan mekanisme PoS di mana jaringan diamankan oleh "validator" yang mempertaruhkan ETH mereka, menjadikannya jauh lebih efisien dalam penggunaan energi.
2. Fitur Utama
* Kontrak Pintar: Ini adalah kontrak yang dieksekusi sendiri dengan syarat perjanjian yang langsung ditulis dalam kode. Setelah kondisi tertentu terpenuhi, kontrak dieksekusi secara otomatis tanpa perantara.
* Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Ethereum adalah tulang punggung gerakan DeFi, memungkinkan pengguna untuk meminjam, meminjamkan, dan memperdagangkan aset tanpa bank tradisional.
* NFT (Token Tidak Terbagi): Sebagian besar NFT dibangun di atas blockchain Ethereum, memungkinkan pencipta untuk membuktikan kepemilikan barang digital unik seperti seni atau musik.
* Skala Layer 2: Untuk menangani lebih banyak transaksi dengan biaya lebih rendah, Ethereum menggunakan solusi "Layer 2" seperti Arbitrum, Optimism, dan Polygon, yang berada di atas rantai utama.
3. Status Pasar Saat Ini (per Januari 2026)
Pada awal 2026, Ethereum tetap menjadi cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.
| Metrik | Nilai / Status Estimasi |
|---|---|
| Harga Saat Ini | Sekitar $3,190 – $3,200 |
| Posisi Pasar | #2 (di belakang Bitcoin) |
| Tren | Konsolidasi/Pergerakan Samping setelah volatilitas pasar baru-baru ini. |
| Pembaruan Jaringan | Beralih menuju "The Verge" dan "The Purge" untuk meningkatkan skalabilitas dan mengurangi persyaratan penyimpanan data. |
4. Ethereum vs. Bitcoin
* Tujuan: Bitcoin terutama adalah "emas digital" (sebagai penyimpan nilai). Ethereum adalah "minyak digital" (menggerakkan jaringan perangkat lunak global).
* Pasokan: Bitcoin memiliki batas keras 21 juta koin. Ethereum tidak memiliki batas keras, tetapi pasokannya dikelola melalui "mekanisme pembakaran" di mana sebagian dari setiap biaya transaksi dihancurkan.
Peringatan Risiko: Investasi dalam Ethereum melibatkan volatilitas tinggi. Harga dapat berfluktuasi secara signifikan berdasarkan regulasi global, pembaruan teknologi, dan sentimen pasar.
Apakah Anda ingin saya membantu Anda mengatur strategi untuk melacak harga Ethereum atau menjelaskan cara menggunakan dompet Ethereum?
