Tiga hari terakhir sangat brutal bagi pasar crypto. $BTC turun di bawah $88K, saat ini melayang di dekat $89K, mengalami kerugian besar. Ethereum jatuh bahkan lebih keras, turun 13%, sementara altcoin juga mengalami kerugian signifikan.

Dalam hanya 24 jam perdagangan kontrak, sekitar $380 juta dilikuidasi, dengan 92% merupakan posisi long. Ini adalah likuidasi paling ganas yang terlihat di 2026 sejauh ini. Kepanikan ada di mana-mana โ€” investor ritel menjual karena ketakutan, dan posisi yang terleveraged dibersihkan dalam reaksi berantai. Secara total, pasar kehilangan lebih dari $300 miliar dalam nilai hampir seketika.

Jadi, pertanyaan sebenarnya adalah: siapa yang diam-diam mengambil koin murah ini?

๐Ÿ”น Rincian Likuidasi

Sebagian besar kerugian berasal dari posisi panjang dengan leverage tinggi (20โ€“50x).

Kontrak permanen di bursa seperti Binance menyumbang lebih dari 70% dari likuidasi.

Ini bukan kebetulan โ€” ini adalah deleveraging yang dipaksakan setelah bulan-bulan dengan leverage berat.

Dari akhir 2025 hingga awal 2026, Bitcoin naik dari $70K ke $126K, didorong oleh keserakahan dan leverage. Ketika dorongan ke atas melemah, gelombang likuidasi menjadi tak terhindarkan.

๐Ÿ”น Kekuatan Makro di Balik Kecelakaan

Beberapa menyebutnya 'perbaikan teknis', tetapi ini lebih dari itu:

Ketegangan geopolitik (seperti konflik Greenland) dan ketakutan perdagangan global semakin meningkat.

Tarif AS dan sinyal Fed menciptakan kepanikan.

Rebound indeks dolar di atas 105 menambah tekanan.

Nasdaq turun 4% โ€” aset berisiko merasakan tekanan.

Bitcoin tidak lagi independen; ia mengikuti pasar aset berisiko. Ketika likuiditas menyusut secara global, Bitcoin menjadi titik keluar utama bagi modal yang melarikan diri.

๐Ÿ”น Wawasan On-Chain: Paus Sedang Membeli

Sementara investor ritel panik, paus dan institusi sedang mengumpulkan.

18.000 BTC mengalir keluar dari bursa dalam 24 jam โ€” salah satu aliran keluar terbesar dalam sejarah.

Pemegang besar (1.000โ€“10.000 BTC) tiba-tiba menambah posisi, mengumpulkan koin murah di kisaran $87,9Kโ€“$89,5K.

Pemegang jangka panjang yang lama hampir tidak bergerak โ€” hanya pedagang jangka pendek yang panik yang menjual dengan banyak.

Kesimpulan: Pedagang ritel dan yang menggunakan leverage mengalami kerugian, sementara uang pintar secara diam-diam mengumpulkan chip yang 'berdarah'.

๐Ÿ”น Konteks Historis: Likuidasi Sering Mengarah ke Titik Terendah

Maret 2020: $BTC jatuh ke $3.800 selama krisis likuiditas global. Kepanikan sangat ekstrem, tetapi itu menandai awal pasar bull berikutnya.

Kecelakaan โ€˜519โ€™ 2021: Likuidasi besar-besaran menyebabkan titik terendah, setelah itu BTC mencapai puncak baru di tahun yang sama.

Akhir 2022: Setelah kerugian berat, BTC mencapai titik terendah sekitar $15โ€“16K, menunjukkan pola yang sama.

Pola: Likuidasi ekstrem โ†’ penjualan panik โ†’ paus mengumpulkan โ†’ pasar berosilasi โ†’ tren naik baru dimulai.

๐Ÿ”น Prospek untuk 2026

Jangka pendek: Pasar mungkin menguji dukungan $85K, volatilitas tetap.

Fundamental jangka menengah hingga panjang tetap kuat:

ETF masih membeli (aliran masuk sekitar ~$400M dalam 3 hari terakhir).

Pasokan menyusut akibat halving (tambang baru 2026 ~160.000 BTC).

Institusi masuk โ€” skala ETF diperkirakan mencapai $200B.

Likuidasi besar-besaran ini hanya sekedar shakeout, bukan akhir. Tangan lemah dicuci keluar, dan uang pintar meningkatkan basis biaya untuk gelombang bull berikutnya.

๐Ÿ”น Nasihat Praktis

Posisi kosong / panjang dekat $80K: masuk dalam batch.

Sepenuhnya diinvestasikan dalam spot: tetap tenang, jangan panik.

Pedagang kontrak: hindari leverage tinggi, tunggu peluang lonjakan berikutnya.

Pengingat Kunci: Pasar keuangan selalu merupakan permainan transfer kekayaan. Kerugian hari ini hanya memperkaya kelompok lain yang tahu cara memainkan permainan.

#BTC #bitcoin #CryptoLiquidation #WhalesAccumulating #CryptoMarketAlert

BTC
BTC
84,400
-5.39%
ETH
ETH
2,813.91
-6.63%