PEPE telah menjadi salah satu koin meme yang paling banyak dibicarakan dalam sejarah kripto. Lonjakan eksplosif, hype media sosial yang viral, dan cerita tentang jutawan semalam menarik ribuan investor baru setiap hari. Namun di samping hype ini, peringatan yang kuat terus beredar:
“Jangan beli PEPE — orang akan menipu Anda.”
Apakah PEPE itu sendiri sebuah penipuan? Atau apakah bahaya sebenarnya adalah sesuatu yang lain? Mari kita jelaskan dengan jelas.
1. PEPE Bukan Proyek Utilitas
PEPE secara terbuka menyatakan bahwa ia memiliki:
❌ Tidak ada kasus penggunaan di dunia nyata
❌ Tidak ada peta jalan
❌ Tidak ada utilitas jangka panjang
❌ Tidak ada nilai intrinsik
Itu ada murni sebagai meme.
Ini berarti harganya tergantung hampir sepenuhnya pada:
Hype
Tren media sosial
Spekulasi
Perilaku whale
Ketika hype memudar, harga bisa runtuh dengan cepat, meninggalkan pembeli terlambat terjebak.
2. Token Penipuan Menggunakan Nama PEPE
Salah satu bahaya terbesar adalah token PEPE palsu.
Penipu sering:
Meluncurkan token bernama PEPE2, PEPEAI, PEPE V3, BABYPEPE, dll.
Menyalin logo dan merek
Mempromosikan mereka secara agresif di Twitter, Telegram, dan TikTok
Menghilang setelah likuiditas habis (rug pull)
Banyak pemula berpikir mereka membeli PEPE “yang nyata” tetapi akhirnya memegang salinan yang tidak bernilai.
Ini adalah tempat kebanyakan orang tertipu bukan oleh PEPE itu sendiri, tetapi oleh klon.
3. Manipulasi Whale & Risiko Pompa-dan-Buang
PEPE sangat dipengaruhi oleh pemegang besar (whales).
Pola khas:
1. Harga tetap tenang → ritel kehilangan minat
2. Pompa mendadak → FOMO mulai beraksi
3. Pembelian ritel yang agresif
4. Whale menjual ke dalam hype
5. Harga jatuh 40–80%
6. Pemegang ritel terjebak
Ini adalah perilaku pompa-dan-buang klasik, umum di koin meme.
4. Tidak Ada Perlindungan untuk Investor Ritel
Berbeda dengan aset yang diatur:
Tidak ada perlindungan untuk investor
Tidak ada pengembalian uang
Tidak ada akuntabilitas jika harga runtuh
Tidak ada kewajiban tim untuk “memperbaiki” apapun
Jika Anda membeli dekat puncak, kerugian bersifat permanen.
5. Perangkap Influencer Media Sosial
Banyak penipuan terjadi melalui:
Influencer yang dibayar mempromosikan PEPE atau token mirip PEPE
“Klaim 100x terjamin”
Tangkapan layar palsu dari keuntungan
Pesan beli segera yang mendesak
Influencer ini sering:
Beli lebih awal
Mempromosikan secara agresif
Jual secara diam-diam
Pada saat pengikut membeli, likuiditas keluar sudah disediakan oleh mereka.
6. Volatilitas Ekstrem = Kerugian Perdagangan Emosional
PEPE bisa:
Jatuh 30% dalam hitungan jam
Pompa 50% dalam hitungan menit
Jatuh tanpa peringatan
Volatilitas ini menyebabkan:
Penjualan panik
Pembelian FOMO
Pengambilan keputusan yang buruk
Sebagian besar trader ritel kehilangan uang, bahkan jika koinnya bertahan.
7. Jadi… Apakah PEPE sebuah penipuan?
Kebenaran penting:
❌ PEPE itu sendiri tidak secara resmi dilabeli sebagai penipuan
⚠️ Tetapi ini adalah aset meme spekulatif berisiko tinggi
🚨 Ekosistem di sekelilingnya penuh dengan penipuan, klon, dan manipulasi
Bagi pemula, ini membuat PEPE sangat berbahaya.

Putusan Akhir: Haruskah Anda Membeli PEPE?
Anda SEHARUSNYA TIDAK membeli PEPE jika:
Anda baru di crypto
Anda tidak mampu kehilangan 100%
Anda membeli karena hype atau FOMO
Anda mengharapkan fundamental jangka panjang
Hanya pertimbangkan jika:
Anda sepenuhnya memahami risiko koin meme
Anda menginvestasikan uang yang bisa hilang sepenuhnya
Anda masuk lebih awal dan keluar tanpa terikat emosi
Intinya
Orang tidak mengatakan “Jangan beli PEPE” karena itu ilegal —
mereka berkata demikian karena sebagian besar pembeli kehilangan uang.
Dalam koin meme:
Pembeli awal menang.
Pembeli terlambat menjadi likuiditas.
Selalu ingat: Hype menghasilkan uang dengan cepat dan mengambilnya bahkan lebih cepat.
