Jika Anda menghapus spekulasi AI dan obat halusinasi Federal Reserve,
Anda akan menemukan bahwa kita tidak berada dalam pasar bull.
Kita berada di ambang peristiwa likuidasi yang secara matematis sudah ditentukan untuk terjadi.
Tahun 1929, 2000, 2008.
Skenarionya sama persis, hanya pemerannya yang berbeda.
Semua keruntuhan keuangan, sebelum terjadi, akan mengumpulkan tiga kartu 'kematian'.
Pasar saat ini, memegang ketiga kartu tersebut.
1. Gravitasi valuasi
Sejarah adalah proses pengembalian rata-rata yang tidak mengenal ampun.
Pada tahun 1929, rasio harga terhadap laba Shiller (CAPE) mencapai 31, kemudian Depresi Besar.
Pada tahun 2000, CAPE mencapai 44, kemudian Nasdaq jatuh 78%.
Hari ini? CAPE kembali mendekati 40.
Indikator Buffett (kapitalisasi pasar/PDB) telah melampaui 200%.
Ini bukan hanya mahal, tetapi juga menguras hasil selama sepuluh tahun ke depan.
Kita sedang menilai pertumbuhan sempurna untuk tahun 2030, dengan toleransi nol.
Dua, tali leher leverage
Meminjam uang untuk menghasilkan uang adalah bahan bakar saat naik, dan tanda kematian saat turun.
Utang pembiayaan saat ini (Margin Debt) telah melampaui 1.2 triliun dolar.
Inilah 'perintah jual paksa' yang tidak terlihat.
Selama harga aset turun 3%, pemberitahuan margin call akan diaktifkan.
Ini akan mengubah penyesuaian pasar yang normal menjadi lubang likuiditas yang tidak ada yang mau mengambil.
Tiga, ilusi spekulatif
Pada tahun 2000, orang-orang membeli akhiran '.com'.
Sekarang, orang-orang membeli awalan 'AI'.
Meskipun Tujuh Raksasa (Magnificent 7) memang menghasilkan keuntungan (tidak seperti Pets.com),
tetapi pasar melihat pembangunan infrastruktur (pusat data, energi nuklir) sebagai mesin pencetak uang instan.
Sifat kegilaan ini adalah percaya bahwa pohon bisa tumbuh sampai ke langit.
—
Lalu mengapa kehancuran belum terjadi?
Karena ada dua variabel baru dalam permainan ini:
Dana luar: ada 7 triliun dolar kas yang terparkir dalam dana pasar uang, setiap kali terjadi penurunan ada yang membeli di dasar.
Arus kas yang nyata: berbeda dengan gelembung internet, raksasa teknologi saat ini benar-benar menghasilkan uang.
Ini menyebabkan situasi yang sangat berbahaya:
Greenspan telah memperingatkan tentang 'kemakmuran yang tidak rasional' pada tahun 1996, tetapi pasar masih melonjak selama 3 tahun sebelum jatuh.
Pasar saat ini mungkin mempertahankan ketidakrasionalan lebih lama daripada waktu yang dapat kamu pertahankan solvabilitas.
—
Algoritma bertahan hidup
Pada tahap ini, prioritas utama kamu bukanlah untuk memperoleh keuntungan, tetapi untuk bertahan hidup.
Putuskan leverage:
Jangan meminjam uang untuk membeli saham. Tidak pernah.
Memiliki kekuasaan untuk membeli dan menjual, bukan membiarkan pialang menentukan nasibmu.Uang tunai adalah raja:
Uang tunai yang kamu pegang bukan karena kamu malas, tetapi karena kamu menunggu momen 'darah mengalir di jalan'.
Ketika semua orang sedang dipaksa untuk likuidasi, daya beli kas kamu akan menjadi 5 kali lipat dari sekarang.Aset yang nyata:
Hanya pegang perusahaan yang dapat menghasilkan arus kas bahkan jika bursa ditutup selama 5 tahun.
Jika indeks S&P 500 jatuh 40% besok,
apakah kamu memiliki cukup uang tunai untuk membeli dengan rakus,
atau akan menjadi statistik yang dibersihkan karena penuh dengan leverage?