Total Pengurangan: Amazon menargetkan pemotongan total 30.000 peran korporat.
Gelombang Kedua: Setelah memotong 14.000 pekerjaan pada bulan Oktober 2025, 16.000 pemutusan hubungan kerja yang tersisa diharapkan akan dimulai secepatnya pada hari Selasa, 27 Januari 2026.
Divisi yang Terkena Dampak: Pemotongan ini terutama berdampak pada pekerja kantoran di AWS (Cloud), Prime Video, Ritel, dan Sumber Daya Manusia (PXT).
Skala Historis: Ini menandai pemutusan hubungan kerja terbesar dalam sejarah 30 tahun Amazon, melampaui 27.000 pemotongan yang dilakukan selama siklus 2022–2023.
"Pajak Birokrasi": CEO Andy Jassy telah menyatakan bahwa pemotongan ini tidak didorong oleh kesulitan keuangan atau penggantian oleh AI, tetapi oleh kebutuhan untuk menghapus lapisan manajemen dan mengurangi penyebaran organisasi.
Dampak Korporat: Meskipun hanya mewakili sebagian kecil dari 1,5 juta staf global Amazon (kebanyakan gudang/pengiriman), pemotongan ini menghilangkan sekitar 10% dari tenaga kerja korporatnya.