💥 Binance merencanakan untuk meluncurkan kembali perdagangan saham di bursa mereka.

Per akhir Januari 2026, ada laporan kredibel bahwa Binance memperkenalkan kembali pasar saham melalui token saham AS. Secara resmi, fitur ini belum diluncurkan secara global namun menurut The Information

​Sementara Binance belum secara resmi "meluncurkan kembali" fitur ini secara global, laporan terbaru menunjukkan bahwa bursa tersebut serius mempertimbangkan langkah ini untuk menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan aset digital.

​Konteks: Apa yang Terjadi Sekarang?

​Kembali pada tahun 2021, Binance terpaksa menghentikan penawaran token sahamnya (seperti token Tesla dan Apple) karena pengawasan regulasi yang ketat. Namun, lanskap pada tahun 2026 telah berubah secara signifikan.

Di bawah kerangka kepatuhan baru Binance, awal tahun ini, Binance telah mentransisikan layanannya ke tiga entitas yang diatur secara berbeda (termasuk Nest Exchange Services) di bawah kerangka Abu Dhabi Global Market (ADGM). Ini memainkan peran penting dalam memperkenalkan kembali produk yang diatur seperti token saham.

​Momentum pasar adalah kunci, menandakan bahwa permintaan pengguna untuk memperdagangkan ekuitas tradisional di blockchain dapat kembali dengan cara yang besar. Selain itu, kepemimpinan Binance telah menggambarkan tahun 2026 sebagai "titik balik" untuk kripto, bergerak menjauh dari spekulasi murni menuju Aset Dunia Nyata (RWA) dan alat tingkat institusi.

Mengapa ini penting bagi Anda

Peluncuran kembali token saham ini akan memungkinkan Anda untuk mengelola portofolio yang terdiversifikasi (Kripto + saham S&P 500) dari satu antarmuka, berpotensi menggunakan stablecoin untuk masuk dan keluar dari posisi pasar tradisional.

#BinanceStockTokens

#BinancePolicyShift

#WriteToEarnUpgrade

$KITE $SOMI $BAY