China memanfaatkan pergeseran besar dalam aliran minyak Rusia! 🇨🇳🇷🇺
$KAIA | $AXS | $DASH
Minyak mentah unggulan Rusia, Urals, kini dijual kepada pengolah Cina dengan diskon rekor, dengan harga turun ke tingkat terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekitar $10-12 di bawah Brent dalam kesepakatan terbaru (beberapa pengiriman bahkan lebih lebar pada akhir 2025). Ini terjadi setelah India secara tajam mengurangi pembelian Urals, mencapai titik terendah dalam tiga tahun pada Desember 2025 akibat sanksi AS yang lebih ketat terhadap perusahaan minyak Rusia yang mengurangi permintaan.
Sebagai akibatnya:
- Pengiriman ke India anjlok...
- Membuka pintu lebar bagi China!
- Impor Urals ke China melonjak ke rekor ~400.000-405.000 barel per hari dalam data awal 2025 (tertinggi sejak pertengahan 2023), menurut laporan Kpler dan Reuters.
Sementara China secara tradisional lebih memilih campuran ESPO dari Rusia Timur Jauh, kini mereka membeli lebih banyak Urals yang didiskon dari pelabuhan Barat, sebuah kesempatan unik meskipun jarak pengiriman lebih panjang.
Dinamika ini memberikan tekanan serius pada pendapatan ekspor Rusia sambil memberikan pembeli Cina sebuah tawaran bagus pada minyak mentah di tengah pergeseran energi global.
Apa pendapat Anda, berapa lama jendela diskon ini akan bertahan, atau apakah pembeli lain akan mundur? Pengamat pasar minyak, silakan berikan pendapat Anda di bawah! 🛢️📉
#OilMarkets #RussianOil #ChinaRussiaRelations


