Emas AS kembali meroket, mendekati angka $5,000/oz seiring dengan melemahnya dolar, guncangan politik, dan tekanan baru pada Fed yang meningkatkan permintaan untuk tempat aman



⚫️ Emas spot mencapai rekor baru di atas $4,967 dan naik hampir 8% dalam seminggu, sementara perak melonjak sedikit di bawah $100 dan platinum juga mencetak angka tertinggi baru saat dolar menuju minggu terburuknya dalam tujuh bulan
⚫️ Para investor berbondong-bondong ke dalam "perdagangan devaluasi" saat Presiden Trump menyerang independensi Fed, melakukan intervensi militer di Venezuela dan secara terbuka mengusulkan aneksasi Greenland, mendorong modal keluar dari obligasi negara dan masuk ke emas
⚫️ Goldman Sachs baru saja menaikkan target emas akhir tahunnya menjadi $5,400/oz, mengutip permintaan yang melonjak dari bank sentral dan investor swasta yang mengantisipasi risiko kebijakan jangka panjang dan pergeseran rezim daripada peristiwa sekali saja
⚫️ Bank sentral seperti Polandia meningkatkan pembelian — Warsawa menyetujui tambahan 150 ton — sementara negara-negara seperti India mengurangi kepemilikan Treasury AS dan memutar cadangan ke bullion dan alternatif lainnya
⚫️ Perak telah lebih dari tiga kali lipat dalam setahun karena short squeezes, FOMO ritel dan kebingungan seputar aturan ekspor Cina, meninggalkan likuiditas yang tipis dan volatilitas yang ekstrem saat bank mengurangi risiko perdagangan dan memperlebar spread

Dengan tatanan moneter pasca-Perang Dunia II yang tampak kurang stabil dan Fed berada di bawah tekanan politik, emas semakin diperdagangkan tidak hanya sebagai lindung nilai inflasi, tetapi juga sebagai asuransi terhadap guncangan institusi yang lebih luas

⚡BERITA EKONOMI⚡#GrayscaleBNBETFFiling $XAU