Selama beberapa hari terakhir, X mengumumkan penghapusan akses API untuk beberapa proyek InfoFi yang disebut-sebut.
Keputusan ini memicu reaksi kuat di seluruh ekosistem Web3, di mana InfoFi diposisikan sebagai masa depan monetisasi informasi.

Ini mengangkat pertanyaan mendasar:
Apakah InfoFi sebenarnya baik atau buruk?
Pandangan saya jelas: InfoFi secara alami tidak buruk, tetapi implementasinya saat ini telah mengungkapkan kelemahan struktural yang serius.
Apa Sebenarnya InfoFi?
InfoFi (Informasi Keuangan) dibangun di atas ide yang kuat:
Informasi dan perhatian memiliki nilai, jadi orang yang menciptakannya harus diberi imbalan.
Dalam praktiknya, banyak proyek InfoFi memperkenalkan sistem di mana:
• memposting konten
• membalas kepada orang lain
• menghasilkan keterlibatan
• pengguna mendapatkan poin, token, atau imbalan.
Secara teori, ini masuk akal.
Dari perspektif Web3, ini bahkan terasa logis: mendistribusikan nilai kembali kepada pencipta alih-alih menyimpannya di dalam platform.
Mengapa InfoFi Menarik Perhatian Begitu Banyak
Untuk adil, InfoFi datang dengan kekuatan nyata.
✅ Visi yang Selaras dengan Web3
Monetisasi informasi
Redistribusi nilai yang adil
Partisipasi yang diinsentifkan
✅ Kesempatan Baru untuk Pencipta
Bagi banyak pengguna, InfoFi mewakili:
aliran pendapatan alternatif
berhenti dari model tradisional yang didorong iklan
pengakuan atas kontribusi sosial mereka
✅ Eksperimen Sosial yang Berani
Keuangan, konten, dan perhatian yang membutakan itu ambisius dan inovatif.
Tapi di sinilah masalah dimulai.
Apa yang Benar-benar Terungkap dari Keputusan X
Penutupan API tidak membunuh InfoFi secara acak.
Ini mengungkapkan kelemahan yang sudah ada.
❌ Ketergantungan Total pada Platform Terpusat
Kebanyakan proyek InfoFi:
bergantung sepenuhnya pada API X
tidak memiliki strategi cadangan
bingung dengan Web3 dan Web2 yang ter-tokenisasi
Ketika X mengubah aturannya, semuanya berhenti semalam.
👉 Ini bukan kesalahan X.
👉 Ini adalah cacat desain.
❌ Penurunan Besar dalam Kualitas Konten
Mari kita jujur.
Insentif sering kali menyebabkan:
spam
balasan buatan
konten yang dibuat hanya untuk 'bertani imbalan'
Hasilnya:
• nilai nyata yang lebih sedikit
• lebih banyak kebisingan
• pengalaman pengguna yang menurun
• InfoFi sering kali memberi penghargaan pada aktivitas, bukan wawasan.
❌ Model Ekonomi yang Rentan
Jika sebuah proyek runtuh pada saat API diputus, maka:
itu tidak berdaulat
itu tidak tahan banting
dan itu tidak benar-benar Web3
Keputusan X tidak menghancurkan InfoFi.
Ini hanya mengungkapkan seberapa belum matangnya model ini.
Jadi, Apakah InfoFi Buruk?
👉 Tidak. Idéanya sendiri kuat.
👉 Tapi pelaksanaannya lemah.
Kesalahan utama InfoFi adalah:
1. Ketergantungan berlebihan pada satu platform
2. Penyelarasan insentif yang buruk
3. Kurangnya infrastruktur independen
Apa yang Bisa Jadi InfoFi 2.0 yang Layak
Agar InfoFi dapat bertahan, ia harus berevolusi.
• Ketergantungan Platform yang Lebih Sedikit
• desain multi-platform
• Data rantai / off-chain hibrida
• sinyal yang dapat diverifikasi di luar satu API
• Nilai Hadiah, Bukan Volume
• Kualitas lebih penting daripada kuantitas
• keterlibatan yang tulus dibandingkan spam
• Penimbangan sinyal sosial yang lebih cerdas
• Kembalikan Pengguna ke Pusat
• kedaulatan data
• reputasi yang dapat dipindahkan
• pelacakan kontribusi jangka panjang
• InfoFi harus berhenti menjadi permainan bertani. Ini harus menjadi ekonomi kredibilitas dan pengetahuan.
Kesimpulan
Keputusan X mungkin terasa keras, tetapi itu mengungkapkan.
👉 InfoFi tidak mati.
👉 Itu dipaksa untuk tumbuh.
Seperti banyak eksperimen Web3, ia bergerak terlalu cepat, terlalu bergantung pada platform Web2, dan melupakan desentralisasi sejati.
Proyek yang bertahan akan memahami satu kebenaran sederhana:
> Anda tidak bisa membangun masa depan terdesentralisasi di atas fondasi terpusat.
Dan Anda, apa pendapat Anda 👇
Bisakah InfoFi secara realistis terlahir kembali dalam bentuk yang lebih sehat dan berkelanjutan, atau apakah itu visi yang cacat sejak awal?



