Modal secara diam-diam meninggalkan crypto.

Sejak Oktober, Bitcoin telah turun hampir -30%, jatuh dari $121,500 menjadi ~$88,000, sementara lebih dari $19B dalam posisi terleveraged telah dihapus. Pada saat yang sama, emas melonjak lebih dari +20%, menembus di atas $5,000, dan perak lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasarnya.

📉 Risiko sedang dikurangi — bukan diputar.

📊 SINYAL KUNCI YANG HAMPIR SEMUA TRADER LEWATKAN

Menurut Santiment, total kapitalisasi pasar dari 12 stablecoin teratas turun sebesar $2.24B hanya dalam 10 hari.

Ini penting.

➡️ Penurunan pasokan stablecoin = modal keluar dari crypto

➡️ Tidak berposisi untuk penurunan

➡️ Likuiditas mengering

Secara historis, rebound crypto yang kuat hanya dimulai ketika pasokan stablecoin berhenti turun dan berbalik naik lagi.

🏦 BAHKAN TETHER SEDANG MELINDUNGI

Tether sendiri membeli 27 ton emas ($4.4B) di Q4 2025.

Itu bukan ketakutan — itu adalah pelestarian modal.

Ketika penerbit stablecoin terbesar mendiversifikasi ke emas, pesannya jelas:

Selera risiko rendah. Keamanan diprioritaskan.

🧠 APA ARTINYA INI UNTUK PASAR

✔️ Altcoin tetap rapuh

✔️ $BTC

menunjukkan kekuatan relatif, tetapi potensi rebound terbatas

✔️ Tidak ada aliran stablecoin = tidak ada rally yang berkelanjutan

✔️ Likuiditas adalah penggerak nyata — bukan hype

🔥 RINGKASAN VIRAL

“Ketika stablecoin mengecil, rally kesulitan.”

Emas menyerap ketakutan.

Crypto sedang menunggu likuiditas untuk kembali.

Sampai pasokan stablecoin stabil, kewaspadaan mendominasi pasar.

BTC
BTCUSDT
69,659.3
+1.05%