Sektor teknologi mengalami revolusi sejati berkat penggabungan kecerdasan buatan dan teknologi blockchain. Fokus utama perhatian telah bergeser ke sektor DePIN (Jaringan Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi), yang menawarkan solusi untuk salah satu masalah terbesar masa kini — kekurangan dan tingginya biaya daya komputasi. Di era ketika permintaan untuk pelatihan jaringan saraf meningkat secara eksponensial, raksasa cloud terpusat menjadi kendala untuk inovasi karena monopoli dan sensor mereka.

Penggunaan jaringan terdesentralisasi memungkinkan pengembang AI mengakses daya GPU di seluruh dunia dengan biaya yang jauh lebih rendah. Ini menciptakan nilai ekonomi langsung untuk token yang melayani jaringan ini. Pengguna yang menyewakan perangkat mereka mendapatkan imbalan, dan perusahaan mendapatkan sumber daya yang diperlukan. Kemitraan antara perangkat keras dan protokol kriptografi menjadikan proyek seperti Render dan Fetch.ai pemain kunci dalam siklus baru.

Kepala sakit investor pada tahun 2026 adalah kompleksitas teknologi. Banyak yang kesulitan memahami perbedaan antara koin meme biasa dengan nama 'AI' dan protokol teknologi nyata. Kami telah menganalisis indikator fundamental penggunaan jaringan, volume data yang diproses, dan kemitraan dengan produsen perangkat keras. Hasilnya menunjukkan bahwa sektor nyata ekonomi mulai berintegrasi ke dalam blockchain karena kebutuhan AI. Ini bukan hanya hype spekulatif, tetapi pembentukan infrastruktur baru, di mana daya komputasi menjadi minyak baru dunia digital. Mereka yang dapat melihat proyek infrastruktur ini di tahap awal, sebelum menjadi bagian dari setiap portofolio institusi, akan diuntungkan.

🚀 Jadilah lebih cerdas dari algoritma. Bergabunglah dengan @Mining Updates dan ambil daftar proyek AI yang menjanjikan!

#aicrypto #NVIDIA #DePIN #render #MiningUpdates