Untuk pertama kalinya sejak Juli 2025, Federal Reserve AS secara resmi menghentikan pemotongan suku bunga, dan sejujurnya, langkah ini sudah diperkirakan secara luas.

Di inti dari setiap misi bank sentral adalah satu prioritas di atas semua hal lainnya: mengendalikan inflasi. Saat ini, risiko inflasi jauh dari terkendali. Faktanya, mereka semakin intens seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, rantai pasokan tetap rapuh, dan ketidakpastian terkait energi terus menekan harga.
Dalam lingkungan ini, memotong suku bunga akan menjadi langkah yang berisiko. Suku bunga yang lebih rendah berarti lebih banyak likuiditas mengalir ke dalam ekonomi — dan lebih banyak likuiditas dapat dengan mudah menghidupkan kembali inflasi. Itulah tepatnya yang ingin dihindari oleh Fed. Dari perspektif mereka, mempertahankan kondisi moneter yang lebih ketat adalah opsi yang lebih aman hingga ada bukti yang jelas dan berkelanjutan bahwa inflasi benar-benar mendingin.
Jeda ini mengirimkan pesan yang jelas kepada pasar: perjuangan melawan inflasi belum berakhir, dan para pembuat kebijakan belum siap untuk melonggarkan kondisi keuangan terlalu dini.
🚸 Peringatan 🚸
Konten ini bukan nasihat keuangan. Tujuannya adalah untuk membantu Anda tetap mendapatkan informasi tentang kondisi pasar saat ini sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih terdidik sebelum berinvestasi.
👌 Terima kasih telah membaca 👌
Silakan beri suka dan bagikan pemikiran Anda di kolom komentar. 💭💬