Saudara, yang kamu ledakkan bukan posisi, yang kamu ledakkan adalah harapan di dalam hati!
1、Perhitungan leverage salah.
Leverage 100 kali tidak menakutkan, yang menakutkan adalah membuka posisi 10%. Leverage nyata adalah 100×10%=10 kali, risiko ditentukan oleh ukuran posisi, bukan oleh leverage platform.
2、Stop loss sama sekali tidak berlaku.
Kerugian dalam satu transaksi harus dikendalikan dalam 2% dari modal, sebagai contoh dengan modal 50 ribu, kerugian maksimum dalam satu transaksi adalah 1000. Meskipun sulit untuk menjadi kaya, ini memberikan 100 kesempatan untuk mencoba dan kesalahan, menjaga modal adalah kunci untuk masa depan.
3、Metode rolling position salah.
Menggunakan keuntungan untuk rolling position dan menggunakan modal untuk all-in adalah dua hal yang sangat berbeda. Keuntungan 10% menambah posisi 10%, itu adalah menggulung bola salju; keuntungan 10% menambah posisi 100%, itu adalah menggulung tebing, pada akhirnya akan terjatuh.
Rumus perhitungan posisi harus diingat: Total posisi ≤ (modal × 2%)/(rentang stop loss × leverage), matematika tidak akan berbohong, jebakan candlestick sangat banyak.
Take profit juga memiliki aturan: keuntungan 20% dikurangi 1/3 posisi, keuntungan 50% dikurangi 1/3 lagi, jika jatuh di bawah garis 5 hari langsung tutup posisi, membentuk memori otot, lebih dapat diandalkan daripada intuisi.
Terakhir, ingat tiga angka: kerugian per transaksi ≤ 2%, transaksi tahunan ≤ 20 kali, rasio untung rugi ≥ 3:1.
Para trader yang mengalami margin call menyalahkan pasar, pemenang hanya akan menganalisis kembali transaksi. @温舟-主流