EMAS TIDAK PERNAH MEMIMPIN KEJATUHAN PASAR
Ia tidak bergerak sebelum bencana — ia bergerak setelah kerusakan sudah terjadi.
Mari kita hentikan rasa takut dan lihat sejarah. 👇
Setiap hari, berita teriak:
💥 “Kejatuhan finansial akan datang”
💥 “Dolar hampir mati”
💥 “Pasar akan jatuh”
💥 “Perang, utang, ketidakstabilan di mana-mana”
Apa yang terjadi selanjutnya?
👉 Orang panik
👉 Mereka melompat ke emas
👉 Mereka keluar dari aset berisiko
Kedengarannya pintar…
Tapi sejarah menceritakan kisah yang sangat berbeda. 📉
Berikut adalah apa yang sebenarnya dilakukan emas selama kejatuhan pasar yang nyata:
📉 Kejatuhan Dot-Com (2000–2002)
S&P 500: −50%
Emas: +13%
➡️ Emas tidak melonjak sebelum — ia bergerak setelah saham sudah berdarah.
📈 Fase Pemulihan (2002–2007)
Emas: +150%
S&P 500: +105%
➡️ Ketakutan tetap tinggi setelah kejatuhan, mendorong uang ke emas.
💥 Krisis Keuangan Global (2007–2009)
S&P 500: −57,6%
Emas: +16,3%
➡️ Emas berkinerja selama kepanikan — bukan sebelum itu.
Tapi inilah kesalahan yang sering dilupakan banyak orang…
🪤 2009–2019 (Tidak ada kejatuhan, hanya pertumbuhan)
Emas: +41%
S&P 500: +305%
➡️ Investor emas terjebak sementara ekuitas meledak.
🦠 Kejatuhan COVID (2020)
S&P 500: −35%
Emas: −1,8% awalnya
Setelah ketakutan memuncak:
Emas: +32%
Saham: +54%
➡️ Sekali lagi — emas melonjak setelah kepanikan, bukan sebelum itu.
⚠️ Apa yang terjadi hari ini?
Orang takut terhadap:
▪ Utang AS 💰
▪ Defisit yang meningkat 📉
▪ Gelembung AI 🤖
▪ Perang global 🌍
▪ Ketegangan perdagangan 🚢
▪ Ketidakstabilan politik 🗳️
Jadi apa yang mereka lakukan?
👉 Mereka terburu-buru masuk ke emas sebelum sesuatu yang pecah.
Tapi sejarah tidak mendukung perilaku itu.
🚫 Bahaya nyata
Jika tidak ada kejatuhan yang terjadi:
❌ Uang tetap terkurung dalam emas
❌ Saham, properti & kripto terus berjalan
❌ Investor yang terdorong oleh ketakutan melewatkan tahun-tahun pertumbuhan
🧠 Kebenaran yang tidak akan dikatakan banyak orang:
Emas bukan aset peramalan.
Emas adalah reaksi