#dolar #fed #DonaldTrump #powell #btc
Dolar melemah terhadap mata uang lainnya, mencapai level terendah dalam 4 tahun.
Dampak: mengurangi daya beli internasional, meningkatkan biaya impor dan menguntungkan ekspor.
Faktor: defisit perdagangan, kebijakan moneter yang hati-hati dan persepsi keterlambatan dalam penyesuaian ekonomi.
🏦 Fed dan suku bunga
Federal Reserve mempertahankan suku bunga di 3,50 %–3,75 %.
Alasan: pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ketenagakerjaan yang baik, meskipun inflasi tetap agak tinggi.
Efek: stabilitas jangka pendek, tetapi pasar mengharapkan kemungkinan pemotongan jika ekonomi melambat.
🇺🇸 Donald Trump dan dolar
Kritik terhadap Fed: meminta pemotongan yang lebih agresif untuk mendorong ekonomi.
Pandangan tentang dolar: dolar yang lebih lemah tidak negatif, membantu ekspor dan daya saing global.
Pengaruh: menciptakan kegelisahan di pasar dan mempengaruhi persepsi terhadap kebijakan ekonomi.
📈 Dampak di pasar saham
Pasar mendekati puncak historis, terutama di teknologi dan IA.
Manfaat dari dolar yang lemah: eksportir lebih kompetitif.
Risiko: bahan baku impor lebih mahal, volatilitas geopolitik, dan koreksi sesekali.
Aset aman: emas dan komoditas lainnya meningkat nilainya seiring dengan penurunan dolar.
₿ Bitcoin dan cryptocurrency
Penurunan dolar biasanya mendorong permintaan Bitcoin sebagai alternatif yang aman.
Korelasi yang meningkat dengan pasar tradisional: pergerakan bursa juga mempengaruhi harganya.
Faktor kunci: adopsi institusional, ETF, dan likuiditas global.
🔮 Panorama 2026
Dolar: bisa tetap lemah, tetapi tanpa penurunan yang berkelanjutan.
Bursa: volatilitas berkelanjutan, puncak sesuai hasil perusahaan dan ketegangan global.
Bitcoin: peluang jika dolar tetap lemah dan permintaan terhadap kripto meningkat.
Kunci bagi investor: kehati-hatian, diversifikasi, dan pemantauan berita ekonomi.
🧠 Kesimpulan
2026 akan menjadi tahun transisi dan penyesuaian.
Kebijakan moneter, pemimpin seperti Trump, dan perkembangan pasar tradisional serta kripto akan menentukan dinamika investasi.


