Menurut data dari Polymarket, Kevin Warsh saat ini adalah kandidat dengan probabilitas tertinggi – mencapai 87% – untuk diusulkan Donald Trump sebagai Ketua Federal Reserve AS (Fed), jauh mengungguli nama-nama lainnya. Di posisi kedua adalah Rick Rieder dengan hanya 6,3%, menunjukkan bahwa pasar memprediksi sangat kuat ke satu skenario tunggal.
Kevin Warsh bukanlah nama yang asing. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Fed pada periode 2006–2011, melewati krisis keuangan global 2008, dan sering dianggap sebagai orang yang memiliki pandangan kurang "merpati" dibandingkan Fed saat ini. Jika diangkat, Warsh dapat mewakili perubahan besar dalam arah kebijakan moneter, terutama dalam konteks AS menghadapi utang publik yang tinggi, tekanan inflasi jangka panjang, dan gejolak geopolitik.
Penilaian tinggi yang diberikan Polymarket menunjukkan bahwa pasar mulai "memperhitungkan" Fed yang memiliki sikap lebih tegas di bawah kepemimpinan Trump. Hal ini dapat memengaruhi secara langsung USD, imbal hasil obligasi, saham, dan juga pasar crypto, di mana kebijakan moneter selalu menjadi variabel kunci.
