Judul-judul sedang ramai hari ini dengan berita bahwa Presiden Donald Trump secara resmi bergerak untuk mengubah Federal Reserve. Tetapi sementara perubahan kepemimpinan seringkali memicu "rally pemulihan" di pasar, kenyataan di lapangan jauh lebih rumit.
Menurut Chris Beauchamp, Kepala Analis Pasar di IG Markets, investor perlu melihat melewati nominasi tinggi. Kebenarannya adalah, menunjuk ketua baru hanyalah langkah pertama dalam permainan yang sangat panjang. Dampak sebenarnya tidak akan dirasakan sampai mereka benar-benar duduk di kursi besar dan mulai membuat keputusan.
Tarik-menarik Trump vs. Fed
Tidak rahasia lagi bahwa Presiden Trump memiliki fokus tunggal: menurunkan suku bunga. Dia menginginkan uang murah untuk mendorong pertumbuhan. Namun, Federal Reserve—bahkan di bawah manajemen baru—menghadapi dinding data "jelek" yang tidak peduli pada politik:
* Inflasi yang Persisten: Harga tidak mendingin secepat yang diinginkan Gedung Putih.
* Data yang Melemah: Indikator ekonomi mulai berkedip dari hijau ke kuning.
* Peningkatan Pengangguran: Pasar kerja menunjukkan retakan yang tidak bisa diabaikan.
Faktor "Waller" 📉
Satu nama yang telah menjadi pusat transisi ini adalah Christopher Waller. Meskipun dia dianggap sebagai seseorang yang mungkin sejalan dengan keinginan Presiden untuk pemotongan, Beauchamp memperingatkan bahwa Waller (atau siapa pun yang mengambil alih) akan menghadapi matematika "mustahil" yang sama persis yang dihadapi Jerome Powell.
Anda bisa mengganti pilot, tetapi jika mesin mengalami kesulitan, penerbangan tetap akan berguncang.
💬 Apa pendapat Anda?
Bisakah Ketua Fed yang baru benar-benar menurunkan suku bunga sementara inflasi masih lengket? Atau apakah ekonomi AS menuju "pendaratan yang keras" terlepas dari siapa yang memimpin? 🏛️🤔
Mari kita bahas prospek Anda untuk 2026 di kolom komentar! 👇
#FederalReserve #TRUMP #interestrates #USEconomy #IndiaExport #TradingStrategy $BTC $BNB