Baik emas maupun Bitcoin telah berada di bawah tekanan jual yang kuat. Dalam beberapa jam terakhir, harga emas telah turun lebih dari 7%, dan Bitcoin jatuh di bawah level 82 000 USD. Meskipun kedua aset sering dianggap sebagai "tempat berlindung yang aman", kondisi pasar saat ini menunjukkan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Apa yang menyebabkan penurunan ini?

1. Dolar yang kuat dan ketidakpastian seputar Fed

Penguatan dolar Amerika telah memberikan tekanan pada aset alternatif. Selain itu, pasar bereaksi dengan gugup terhadap spekulasi mengenai ketua Federal Reserve yang akan datang. Nominasi potensial Kevin Warsha meningkatkan ketidakpastian mengenai kebijakan suku bunga dan likuiditas ke depan.

2. Melarikan diri dari risiko

Ketegangan geopolitik, terutama di garis AS-Iran, menyebabkan investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Efeknya? Realisasi keuntungan massal baik di pasar cryptocurrency maupun logam mulia.

3. Arus keluar modal yang kuat dari ETF BTC

ETF spot untuk Bitcoin mencatat arus keluar dana melebihi 978 juta USD dalam skala mingguan. Satu hari membawa hingga 817 juta USD penarikan, yang merupakan nilai tertinggi sejak November. Ini adalah sinyal jelas perubahan sentimen institusi.

Emas setelah rekor, Bitcoin setelah koreksi

Emas sebelumnya telah mencapai puncak historis di sekitar 5600 USD per ons. Setelah kenaikan yang dinamis, pasar memasuki fase realisasi keuntungan, yang menyebabkan koreksi tajam.

Bitcoin di sisi lain tidak berhasil mempertahankan level 90 000 USD. Tidak ada kelanjutan kenaikan, likuidasi posisi yang terleveraged, dan permintaan institusional yang melemah telah menekan harga lebih rendah. Altcoin, termasuk ETH, XRP, dan SOL, mengikuti BTC.

Apa selanjutnya?

Tingkat kunci untuk Bitcoin tetap di zona 80 000 USD.

Jika dipertahankan, kemungkinan akan ada pemulihan menuju 85 000–87 000 USD.

Jika pecah, pasar dapat melihat bahkan 75 000 USD.

Hari-hari mendatang akan menjadi kunci. Pasar menunggu sinyal yang jelas dari Fed, stabilisasi geopolitik, dan kembalinya likuiditas. Hingga saat itu, volatilitas akan tetap tinggi.

#Bitcoin #Kryptowaluty #MakroEkonomia